oleh

DPRD Desak Pengelola Mal Hentikan Pungutan Toilet

Editor :rakyat-admin-Daerah

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR–Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak pemerintah Kota Makassar untuk mengeluarkan surat edaran kepada pengelola pusat perbelanjaan untuk tidak melakukan pungutan di Fasilitas Umum (Fasum) toilet.

Anggota Komisi C, Mudzakkir Ali Djamil mengatakan selama ini salah satu mal terbesar di Makassar telah melakukan penarikan pembayaran bagi pengunjung yang ingin menggunakan toilet.

“Toilet kan masuk fasilitas umum, dan itu seharusnya menjadi tanggung jawab pengelola mal untuk memberikan pelayanan,”ungkap Mudzakkir Ali Djamil,Selasa (10/7).

Apalagi, lanjut Mudzakkir, sejak pengelola memungut biaya penggunaan toilet, tidak ada sharing dengan Pemkot Makassar. “Padahal kan mereka menarik biaya dari masyarakat Makassar, dan tidak ada dasar untuk memungut biaya jika menggunakan fasilitas toilet,”katanya.

Sebelumnya, kata Mudzakkir, walikota pernah mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan surat edaran terkait penghentian pungutan dari pemanfaatan toilet.”Walikota harus membuktikan janjinya untuk mengeluarkan SK tersebut,”ujar Mudzakkir.

“Persoalan ini sudah sering menjadi keluhan masyarakat. Kondisi ini sudah berlangsung lama. Sudah pernah ada rekomendasi dan itu harus dilaksanakan,”paparnya.

Ditegaskan Mudzakkir, bahwa Pemkot berhak menghentikan pungutan penggunaan toilet di mal karena sudah sudah termasuk dalam pelayanan mal.”Pemasukan dari pungutan tersebut diperkiran hingga ratusan juta dalam sebulan dan tidak ada pemasukan ke pemkot,”tutupnya.(RS1/eui/C).

Komentar