oleh

Liga PSM, Bukan Saingan Liga JK

Editor : rakyat-admin-HL, Wawancara-
Ketua PSSI-KPSI Sulsel, Kadir Halid

RAKYAT SULSEL . BAGI Kadir Halid, tidak ada unsur kesengajaan menggelar sebuah liga secara bersamaan. Apalagi turnamen ini dikait-kaitkan menyaingi Liga JK yang digulir PSSI versi Abadi Sirajuddin. Dirinya menadaskan Liga PSM merupakan amanah dari anggota klub.  Tapi kalau jika nanti satu federasi (PSSI dan KPSI) bersatu maka PSM juga jadi satu. Ini mandat dari 14 anggota PSM.  Berikut petikan selengkapnya.

 

+ Secara bersamaan Anda dan ketua PSSI Abadi Sirajuddin menggelar kompetisi amatir di Sulsel. Bedanya hanya klub peserta yang berkompetisi?

– Tidak ada unsur kesengajaan. Saya sudah beberapa hari yang lalu rintis, bahkan kurang waktu 1-2 bulan lalu. Tapi baru hari ini ada kesempatan dan bisa dilaksanankan. Peserta kita memang antar klub PSM.

 

+ Apa dasar Anda membuat kompetisi ini?

– Ini amanah dari anggota klub. Jadi saya harus laksanakan. Jika tidak, saya langgar amanah itu. Tapi kalau jika nanti satu federasi (PSSI dan KPSI) bersatu maka PSM juga jadi satu. Ini mandat dari 14 anggota PSM. PSM yang diketuai Sadikin Aksa itu kan punya konsorsium. Berarti ada perbedaan, karena PSM versi Sadikin itu bukan milik klub. Itu milik konsorsium. Kalau PSM saya 100 persen miliknya klub. Jika ini terus berlanjut maka nanti klub akan membentuk PT (Perusahaan Terbatas) dan pasti miliki semua klub.

 

+ Anda menyebut masih sebagai ketua PSSI. Apa dasarnya?

– Saya ini masih ketua PSSI Saya diberi mandat oleh 14 Pengurus Cabang untuk menyusun kepengurusan saya. Nanti pengurus saya (di daerah) akan mengelar Musda (Musyawarah Daerah), minimal enam bulan kedepan. Mereka harus buat Musda. Kita (kepengurusan) baru tiga bulan lalu.

 

+ Sekarang ini Join Committee (JC) yang terdiri PSSI dan KPSI sementara bekerja dan rencananya pada September mendatang akan ada Kongres PSSI. Apa harapan anda dari verifikasi nanti?

– Begini, Jika Join Committee sudah berfungsi maka ketua PSSI Djohar Arifin Husin dan PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti sudah tidak aktif lagi sampai Sepertember. Mudah-mudahan Join Committee turun ke bawah mengatasi dualisme di Sulsel dan dualisme ini berakhir.

Saya dari Pemprov Sulsel nanti juga akan di verifikasi oleh Join Committee. Pak Kadir mana keputusan dan Mandatnya. Saya punya Surat Keputusan dan Mandat dari 14  pengurus cabang. Lalu Abadi Sirajuddin juga akan diverifikasi. Kapan Abadi ditunjuk sebagai ketua, mana SK-nya sebegai ketua PSSI Sulsel. Saya punya mandat dari seluruh Pencab sedangkan Abadi sirajuddin siapa yang angkatko’?, siapa yang SK-kan?.

 

+ Jadi bapak yakin akan mewakili Sulsel pada Kongres PSSI nanti?

– Iya, saya yakin yang mewakili. karena kesepakatan dari voter dari Kongres PSSI di Solo. Voter di Solo adalah Saya yang sah. Tapi itu akan diverifikasi oleh Join Committee dengan adil. Inilah fungsi AFC dan FIFA. Disini mereka berperan. Akan ada verifikasi dan saya sudah siapkan semua berkas-berkasnya. Saya punya mandat dari 23 Pengcab yang menunjuk saya ketua dan Sekretaris saya.

Jika saya di Kongres PSSI nanti, saya akan mencoba merubag statuta karena sampai sekarang ada beberepa statuta multi-tafsir. Penyatuan (PSSI dan KPSI) nanti kami harapkan ada penyatuan komposisi yg baru PSSI di Sulsel. Itu amanah yang saya bawa ke Kongres PSSI nanti.

 

+ Abadi Sirajuddin dilantik langsung oleh ketua PSSI Djohar Arifin, bagaimana menurut anda?

– Silakan Abadi dilantik, saya tidak ada persoal. Tapi ingat, kita sudah mosi tak percaya pada mereka. Jadi ada 27 pengurus provinsi yang mosi kepada Djohar dan kurang lebih 322 anggota. Yang jelas kami tidak memandataris Djohar lagi. (aziz kuba)

Komentar