oleh

Wajo Kekurangan Armada Damkar

Editor : rakyat-admin-Daerah-

BPDD Berharap Ada Tambahan Tahun Depan

 

RAKYAT SULSEL . WAJO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, saat ini sangat kekurangan armada Pemadan Kebakaran (Damkar) untuk mendukung tugas mereka.

BPBD Wajo yang membidangi masalah penanggulangan musibah kebakaran di Wajo ini, jelas tak bisa berbuat banyak dengan lima unit armada damkar yang tersedia. Terlebih satu unit diantaranya sudah tidak berpotensi lagi karena rusak.

Kepala BPBD Kabupaten Wajo, A.Safada, kepada Rakyat Sulsel baru-baru ini, tak menampik fakta ini, menurutnya seluruh armada damkar yang ada, semuanya standbay di kota Sengkang. “Dari lima unit damkar, satu diantaranya sudah tidak beroperasi,” ujarnya.

Minimnya armada damkar ini kata A.Safada, jelas menjadi persoalan, utamanya program penanggulangan bencana khususnya kebakaran di Wajo. Sejatinya kata dia, setiap Kecamatan ada satu unit, paling tidak, perdaerah pemilihan (Dapil) tersedia armada damkar.

“ Bayangkan daerah ini ada 14  Kecamatan. Wilayahnya cukup luas dibandingkan dengan Kabupaten-Kabupaten lainnya di Sulsel, jadi kalau hanya ada 4 armada yang beroperasi dan semuanya berpusat di kota, bagaimana di Kecamatan,” ungkapnya.

Keterbatasan damkar di Wajo ini lanjutnya, tak ayal jarang membawa hasil maksimal. Penyebabnya, karena petugas kesulitan menjangkau lokasi kebakaran yang  jauh. “Ada banyak peristiwa kebakaran yang kita tangani berakhir tak sempurna. Semua ini karena kendala tadi,” katanya.

Menyikapi minimnya armada damkar di Wajo ini, Andi Safada, berencana menganggarkan pengadaan armada damkar tahun depan sebanyak dua unit. “Mudah-mudahan di anggaran 2013 mendatang itu bisa terealisasi, sehingga armadanya bisa disimpan di Siwa dan satu lagi di Turumpakkae,” tandasnya. (k18/dj/C)

Komentar