oleh

Akbibat Jembatan Runtuh

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Bayar Rp. 20.000 Untuk Jalan Alternatif

 

RAKYAT SULSEL . Pinrang- Arus lalu lintas di jalur trans Sulawesi, tepatnya di poros Pinrang-Polman masih tersendat, akibat runtuhnya jembatan Desa Sabbangparu, Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang, Sulsel. kamis lalu (6/7), namun hingga saat ini, belum mampu ditangani oleh dinas terkait dengan cepat. ribuan kendaraan dari dua arah terjebak hingga 3 jam. pengguna jalanpun memilih untuk memanfaatkan jalan alternatif.

Jalan alternatif yang dilalui adalah jalan alternatif yang berbelok ke desa Pajalele, melalui jalan-jalan warga desa, dan tanah perkebunan warga, kesempatan itu tak disia-siakan oleh pemilik lahan dan warga desa, dengan memintai biaya, bagi kendraan yang lewat sebanyak Rp.15.000- Rp20.000 bagi kendraan roda empat, sedangkan Rp 1.000- Rp 2.000 bagi kendraan roda dua.

Upi, warga Polman yang melewati trans Sulawesi ini, mengaku bahwa akibat runtuhnya jembatan, masa tempunya bertambah sekitar 2 jam. walau sudah melewati jalan alternatif. “kami lewat jalan alternatif, dan membayar Rp 15.000. sebab melewati perkebunan warga. tapi sayangnya antriannya hingga berjam-jam.” ungkapnya.

Hal yang sama dialami oleh Ali, pengemudi Phanter Muflih, trayek Makassar-Poman PP, dirinya dimintai Rp 20.000 untuk sekali jalan di jalan alternatif. tampaknya masyarakat yang akan melalaui jalan Trans Sulawesi ini mesti lebih bersabar sebab jalan ini masih membutuhkan waktu perbaikan agar bisa dilalui oleh kendaraan. (RS11).

Komentar