oleh

PNS Lutim Nikmati Dana Stimulan, Bupati Geram

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Hatta: Saya Akan Berikan Sanksi Tegas!

 

RAKYAT SULSEL . LUWU TIMUR – Tidak akuratnya laporan keuangan sejumlah Unit Pengelola Kegiatan Desa (UPKD) di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), terkait penggunaan dana stimulan yang dikucurkan pemerintah daerah pada tahun tahun 2009 lalu, berimbas pada dugaan terjadinya penyimpangan pertanggungjawaban keuangan.

Bupati Luwu Timur, H.Andi Hatta Marakarma, mengimbau kepada seluruh masyarakat yang meminjam dana tersebut agar segera mengembalikannya. Bahkan Hatta dikatakan sempat geram dengan adanya dugaan beberapa oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemkab Lutim yang juga ikut menikmati dana tersebut.

“Kalau memang benar ada oknum PNS yang menikmati dana tersebut, ini sungguh sangat keterlaluan!. Dan saya akan memberikan sanksi tegas kepada semua PNS yang memang menerima dana tersebut,” tegas Hatta.

Sekadar diketahui, Pemerintah daerah Luwu Timur melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa (BPMPD), menggelontorkan bantuan sosial dana bergulir (Stimulan) program pemberdayaan masyarakat pedesaan (P2MP) masing-masing sebesar Rp350 juta/ desa. Pada tahun tersebut jumlah desa yang tersebar di Luwu Timur sebanyak 99 desa, sehingga jika dikalkulasi besarnya dana bergulir yang dikucurkan pada saat ini mencapai Rp. 34, 6 Miliar.

Sementara itu, Kepala BPMPD Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah yang nyata guna mengatasi adanya selisih kas dari laporan keuangan unit pengelola kegiatan desa tersebut, dimana pihaknya telah melakakukan validasi dan akurasi laopran keuangan secara langsung ke UPKD di tiap desa selaku lembaga pengelola dana bergulir tersebut. (k17/dj/C)

Komentar