oleh

Parah! Banyak Pejabat Pangkep Menunggak Bayar Air

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL . PANGKEP- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pangkep mengaku tiap bulan harus menanggung rugi akibat banyaknya tunggakan dari pelanggannya. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Umum PDAM Pangkep, Ali Siri total tunggakan pelanggan hingga bulan Juli tahun ini mencapai Rp 2 miliar.

Ironis tunggakan itu, menurut Ali, justru didominasi oleh oknum pejabat daerah Pangkep. “Total tunggakan pelanggan itu mencapai Rp 2 miliar. Itu rata-rata dari pejabat, ada anggota dewan ada juga dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab,” ujar Ali yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/7).

Ali menuturkan bahwa setiap bulan petugas PDAM yang bertugas menagih ke rumah-rumah pejabat namun kadang mereka pulang dengan tangan hampa.

“Silakan tanya sama anggotaku yang menagih. Ada anggota dewan dan pejabat yang memang bandel tidak mau bayar uang air,” tambahnya.

Diantara mereka bahkan ada yang tunggkannya mencapai Rp 20 juta. Namun, Ali enggan menyebut nama-nama oknum tersebut. Selain itu, sejumlah kantor pemerintah juga dinyataakan punya tunggakan rekening air.

“Bukan cuma pejabat, ada juga kantor-kantor pemerintah yang malas bayar,” ketusnya.

Ali mengaku kehabisan akal untuk menagih. Namun hingga kini PDAM belum berani bersikap tegas dengan mencabut meteran air. Menurut Ali, pihaknya masih menggunakan pendekatan kekeluargaan. “Kita hanya harap kesadarannya, karena biaya operasional kita tinggi sekali, sebut saja biaya BBM (Bahan Bakar Minyak) dan gaji pegawai, ini yang tidak bisa kami tunda juga karena kalau ditunda pasti berpengaruh pada pelayanan kami ke masyarakat,”katanya. (K5/eui/D)

 

Komentar