oleh

Komisi B: Beras Import Jangan Beredar Di Sulsel

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Minta Pemprov Dan Bea Cukai Mengawasi

 

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Ketua Komisi B Bidang Perekonomian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Aerin Nizar, yang melakukan pemantauan langsung ke gudang bulog Lapadde Kotamadya Pare-Pare, mengatakan, Sulawesi selatan dilarang mengedarkan beras import. Kunjungan ini dilakukan untuk merespon keresahan masyarakat yang khawatir akan masuknya beras import tersebut.

“Kita mau tidak ada beras yang transit di bulog pare-pare beredar di sulsel, dan saya juga meminta pihak Bulog untuk tidak berspekulasi,” kata Aerin.

Ketua Komisi B ini juga menyatakan, jika stok beras import yang ada di gedung bulog yang masuk ke Sulsel bulan Januari dan April 2012 adalah beras impor kualitas medium yang diperuntukkan bagi penerima raskin di propinsi lain, dimana provinsi tersebut tidak bisa memenuhi kuota raskin dari produksi beras lokalnya.

“Kita meminta pihak provinsi dan bea cukai untuk mengawasi peredaran beras yang ada di Sulsel, dan bisa memastikan bahwa beras import untuk raskin dan penanggulangan bencana bagi propinsi lain tersebut tidak akan beredar di Sulsel,” tegasnya.

Aerin bahkan memperlihatkan 2 lembar surat dari Pemprov Sulsel kepada Perum Bulog Divre Sulsel, perihal izin pengeluaran beras import yang menjelaskan detail tentang Divre Bulog Penerima, kota tujuan, dan kuantitas beras import tesebut di Bulan Juni dan April 2012.

Dalam data yang diterima, disebutkan bahwa terdapat empat kapal impor pembawa beras dari Thailand di bulan Januari dan Februari 2012 yang total membawa 30,755 ton beras import kualitas medium ke Sulsel.

Selanjutnya, di Bulan April 2012, beras import tersebut dikirim ke Sultra, Kaltim dan Sulut dengan total 18,500 ton. Kemudian di akhir bulan Juni  2012 kembali dikirim ke Sulut, Sulteng dan Sumbar sebanyak total 9,500 ton.

“Jadi kita akan tahu jika ada peredaran beras impor di Sulsel, didalam surat ini semua jelas tentang beras import tersebut,” tutupnya. (RS6/dj/C)

Komentar