oleh

Adil Patu Anggap Posyandu Mubazir

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Makassar baru akan berlangsung 2014 mendatang. Tapi sejumlah bakal calon Walikota Makassar kian gencar membangun posko pemenangan. Salah satunya adalah Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Sulsel Adil Patu.

Agar tidak gagal lagi seperti pada Pemilukada 2009 lalu, Adil Patu terus merambah sejumlah komunitas masyarakat di semua keluarahan yang ada di Kota Makassar. Dan untuk memperkuat jaringan pendukungnya, maka Adil Patu juga membangun posko di 143 kelurahan tersebut.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel ini, posko yang dibentuknya di 143 kelurahan di 14 kecamatan di Makassar, bukan sekedar menjadi posko pemenangan dirinya melainkan juga menjadi posko untuk  menampung seluruh aspirasi masyarakat, yang selama ini dianggapnya tidak dapat dipenuhi oleh pemerintah.

“Agar nantinya jika saya terpilih sebagai Walikota Makassar, apirasi tersebut bisa terpenuhi dan tidak mengecewakan,” ungkap Adil Patu.

Selain membangun posko pemenangan diri yang berfungsi ganda tersebut, Adil Patu juga sedang merencanakan membangun sebuah pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang jadi tempat pelayanan bagi ibu dan anak di Kota Makassar.

Pasalnya, Adil beranggapan, Posyandu yang ada di tiap kelurahan di Kota Makassar selama ini tidak berfungsi maksimal, bahkan terkesan diabaikan, sehingga jadi bangunan tidak bertuan.

“Kan kasian, mubasir jadinya. Sehingga kedepannya, Posyandu bisa jadi seperti pusat kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini juga berjanji, jika terpilih sebagai Walikota Makassar akan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Makassar.

Sayangnya, Adil belum punya kendaraan politik lain selain partainya untuk maju sebagai bakal calon Walikota Makassar. Dia mengaku masih sedang melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik. “Saya belum bisa menyebutkan partai apa saja yang akan jadi kendaraan politik saya nantinya, karena ini jadi strategi tim,” pungkasnya. (RS6/not/C)

Komentar