oleh

Target 2013 Sudah Tak Ada Lagi

Editor : rakyat-admin-HL, Wawancara-

RAKYAT SULSEL . PIHAK Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar menjelaskan, sebenarnya ada dua kategori gudang. Kategori pertama, penyimpanan barang dan penjualan. Ini tidak termasuk pelanggaran. Kategori kedua, gudang dalam kategori penyimpanan barang. Ini yang dilarang.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Makassar, Suwiknyo Hardjo, mengatakan, bahwa jika gudang dalam melakukan aktivitas penjualannya di tempat tersebut, itu tidak termaduk dalam gudang yang dilarang. Untuk mengupas masalah gudang dalam kota, berikut wawancara Harian Rakyat Sulsel dengan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Makassar, Suwiknyo Hardjo, kemarin.

 

+ Kenapa gudang dalam kota Makassar masih ada yang beroperasi sampai saat ini?

– Sebenarnya berlakunya izin gudang itu terbagi menjadi dua yaitu, gudang dengan kategori penyimpanan barang dan penjualan (tidak termasuk gudang). Jika gudang dalam kategori penyimpanan barang, itu melanggar aturan jika masih berada dalam kota. Sedangkan kategori gudang dengan melakukan aktifitas penjualan di tempat tersebut, itu tidak termasuk yang dilarang. Yah kami akui masih banyak aktifitas gudang dalam kota, misalnya di Veteran, Jalan Irian. Nah Disperidag sendiri telah melakukan koordinasi dengan beberapa stakehoolder agar bekerja sama menindaki gudang tersebut.

 

+ Nah yang lebih parah lagi, di area Toddopuli masih biasa kita jumpai mobil kontainer yang membongkar muatannya, dan menyebabkan macet.

– Bukan hanya disitu, masih banyak lagi daerah di Makassar terjadi kemacetan akibat bogkar muat barang tersebut, seperti di Jalan Veteran. Seharusnya bongkar muat tersebut dilakukan malam hari, bukan jam padat seperti siang hari.

 

+ Sampai kapan gudang dalam kota akan terus dibiarkan beroperasi?

– Jadi kami targetkan 2013 tidak adalagi gudang yang beroperasi dalam kota. Kami saat ini sedang berupaya merealisasikan target tersebut dan menyelesaikan tempat tempat gudang yang disediakan dengan merampungkan infrastruktur yang ada sehingga pemilik gudang akan merasa puas jika dipindahkan. (RS9/D)

Komentar