oleh

Baru Dilantik, Kajari Tebar Ancaman

Editor : rakyat-admin-Daerah-
SERTIJAB KAJARI: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkep, Yeni Andriani berfoto bersama Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid beserta Muspida usai mengikuti serah terima jabatan dari Kajari sebelumnya, M Ravik.

RAKYAT SULSEL . PANGKEP- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkep, Yeni Andriani yang baru saja dilantik di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung menebar ancaman di kalangan aparatur negara. Ia mengimbau agar para pamong tidak bermain-main dengan uang negara.

Hal tersebut disampaikan Yeni saat menghadiri acara lepas sambut Kajari Pangkep yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep di ruang pola kantor bupati (3/7).

Saat memberi sambutan Yeni mengingatkan kepada para hadirin untuk melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan penuh kejujuran. Menurutnya, dengan tanggung jawab dan kejujuran aparat negara bisa terhindar dari tindakan melanggar hukum seperti korupsi.

“Saya mengimbau agar kita semua bekerja sesuai aturan dan kejujuran agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ucapnya didepan Bupati Pangkep, Syamsuddin beserta seluruh Muspida Pangkep.

Yeni menuturkan telah diberi Pekerjaan Rumah (PR) oleh Kajari lama, M Ravik, berupa kasus-kasus korupsi. Beberapa diantaranya akan menjadi prioritas untuk diselesaikan dalam waktu dekat. Namun demikian Yeni enggan menyebut satu persatu kasus yang dimaksud.

“Kasus-kasus yang menjadi tunggakan Kajari lama segera diselesaikan,” janji mantan anggota tim Penuntut Umum di perkara korupsi mantan walikota Pare-pare, Zain Katoe ini.

“Tidak usah saya sebut di sini, tapi tunggu saja,” tambah Yeni.

Namun demikian, Yeni tetap meminta dukungan semua pihak di Pangkep untuk membantunya dalam penegakan hukum. Menurutnya, hanya dengan kerja sama dan dukungan semua pihak maka penegakan hukum bisa terwujud.

“Saya minta dukungan untuk membantu saya dalam kerja-kerja penegakan hukum di Pangkep. Tanpa kerjasama yang baik, penegakan hukum tidak mungkin terwujud,” ujarnya.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid menyampaikan ucapan selamat datang kepada Yeni. “Saya juga minta bimbingannya, agar kita bisa menghindari tindakan melanggar hukum seperti korupsi. Sebagai bupati saya juga mengharap kerjasama dengan Kejari bisa terus ditingkatkan,” kata Syamsuddin

Sebelum menjabat Kajari pangkep, Yeni menjabat sebagai salah seorang koordinator di Kejari Pangkep. Berkat keuletannya, dalam jangka waktu enam bulan, empat kasus korupsi berhasil ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Karena prestasi itu pula Kejati Sulsel menjadi Kejati terbaik dalam penanganan kasus korupsi.

Beberapa kasus korupsi yang sudah dalam penyelidikan Kejari Pangkep seperti kasus pekan Olah Raga Daerah (Porda), Kasus Penyelewengan Dana ADD dan sejumlah kasus lain. Masyarakat Pangkep menunggu aksi nyata Yeni dan merealisasikan janji-janjinya.  (K5/eui/C)

Komentar