oleh

Wabup Gowa Pernah Berobat ke Singapura

Editor : rakyat-admin-Daerah-
PELEPASAN - Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu’mang yang bertindak selaku inspektur upacara pelepasan jenazah Wabup Kabupaten Gowa, H Abd Razak Badjidu, S.Sos MH.

RAKYAT SULSEL . GOWA – Warga Kabupaten Gowa pada khususnya dan Sulsel pada umumnya berduka. Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Gowa, Abd Razak Badjidu, Minggu (1/7) telah dipangil Sang Pencipta dalam usia sekitar 60 tahun. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Tinggimae, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Kepergian wakil bupati dua periode ini pun membuat masyarakat kaget. Istri almarhum, Rosmina Razak, mengatakan bahwa pada Minggu (1/7) sekitar pukul 02.00 dinihari, suaminya terdengar mendengkur dengan sangat keras. Dia pun kaget dan terjaga dari tidur. “Begitu saya bangun langsung saya periksa bapak yang mendengkur begitu keras, namun apa yang terjadi beliau telah menghembuskan napas terakhirnya,” ujar Rosmina terbata-bata seraya menyebut keluarga berinisiatif membawa almarhum ke RSUD Syekh Yusuf untuk memastikan kepergiannya.

Jahini Kr Lontang, salah satu kerabat almarhum Abd Razak Badjidu, mengatakan penyebab kematian Wabup Gowa dua periode itu erat kaitannya dengan penyakit yang dideritanya. “Beliau menderita penyakit jantung dan sudah pernah berobat di Singapura,” ujar Jahini.

Razak Badjidu yang lahir di Gowa 3 Agustus 1952 ini meninggalkan seorang putra dan seorang istri. Dua putranya lebih dulu meninggal dunia. Jenazah Razak Badjidu dimakamkan di Lingkungan Ramba, Kelurahan Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Pada upacara pelepasan jenazah dari rumah duka, Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu’mang yang bertindak selaku inspektur upacara dan Kapten Infanteri Kamaruddin selaku komandan upacara. Wagub Sulsel mengatakan kepergian Razak merupakan kehilangan yang sangat besar bagi bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Gowa. “Kita mendoakan beliau semoga mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Di tempat pemakaman, yang bertindak selaku inspektur upacara Dandim 1409 Gowa, Letkol Infanteri Bambang Irawan. Turut hadir di lokasi pemakaman, antara lain, Wabup Bone, Wabup Takalar, Sekkab Jeneponto, dan sejumlah pejabat Pemkab Gowa dan Jeneponto.

Sementara Sekkab Gowa, Muhammad Yusuf Sommeng, mengatakan Razak merupakan birokrat tulen yang sangat gigih dan tak kenal lelah dalam mengemban amanah. “Waktu menjadi birokrat jabatan apa saja diberikan diterimanya tanpa mengeluh apalagi kecewa bila tidak sesuai harapannya,” kata Yusuf di sela-sela pelepasan jenazah.

Abd Razak Badjidu semasa hidupnya pernah menjabat kepala desa, sekcam, camat 2 kali, kabag 2 kali di Setkab Gowa, dan terakhir menjabat Wabup Gowa 2 periode. Sedangkan dalam riwayat kepangkatan, Razak memulai karier sebagai CPNS 1978 dengan Golongan II/b dan pensiun dengan Golongan IV/a pada 1 September 2008. Sementara untuk jenjang akademik, Razak memulai pendidikannya di SR tahun 1964 hingga menyelesaikan pendidikan Magister Hukum tahun 2011 lalu. (K1/D)

Komentar