oleh

Pengawasan Dana BOS Akan Diperketat

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Masyarakat Juga Diminta Turut Mengawasi

 

RAKYAT SULSEL . SOPPENG – Manejer Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pendidikan Menengah dan Kejuruan, Dinas Pendidikan Soppeng, Drs. Lamang, mengharapkan, agar pengawasan penggunaan dana BOS dimaksimalkan. Hal ini menurutnya, tertuang dalam Petunjuk Teknis (Juknis).

“Kita inginkan agar pengawasan itu semakin diperketat, ini tertuang dalam Juknis. Bahkan, unsure masyarakat juga diharapkan pro aktif melakukan pengawasan,” kata Lamang.

Dana pendidikan gratis dari Pemerintah Pusat, yang diperuntukkan bagi

Pelaksanaan kegiatan di sekolah SD, SMP,SMA ,SMK, pengawasannya harus lebih melekat, sebab dikhawatirkan bisa terjadi pemborosan, kebocoran dan penyimpangan keuangan Negara.

“Dalam juknis juga dijelaskan ada tiga yang berhak mengawasi penggunaan dana BOS ini yakni, pengawasan internal yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah, Provinsi dan pusat, kemudian Pengawasan Eksternal dilakukan oleh BPKP dan BPK, serta Pengawasan dari masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat, Lamang mengharapkan, untuk tidak menjadi auditor kepada sekolah, tapi hanya mengawasi saja. “Masyarakat hanya boleh mengawasi dan melaporkan jika ada kesalahan dalam penggunaan anggaran tersebut,” urainya.

Sementara itu, kordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Bangsa Indonesia, A. Muliadi Makmun Hasan, mengatakan, sejauh ini pelaksanaan Dana Bos disoppeng, belum ditemukan adanya penyimpangan yang merugikan keuangan Negara.

“Masih kesalahan administrasi karena kurangnya pemahaman secara mendetail tentang proses pelaporan Dana Bos, ini yang kadang menyebabkan bendahara dana bos pulang balik ke Inspektorat maupun ke Kantor Pajak untuk memperbaiki lapaoran yang ada,” ujarnya. (k20/dj/C)

Komentar