oleh

200 Guru Belum Terima Tunjangan Sertifikasi

Editor : rakyat-admin-Daerah-

LSM: Tunjangan Itu Sebanyak Rp2,8 Miliar

 

RAKYAT SULSEL . SIDRAP – Sebanyak 200 guru di Kabupaten Sidrap, belum terima tunjangan Sertifikasi mulai tahun 2009 hingga 2012 hingga sekarang, yang harus dibayarkan oleh Pemkab Sidrap melalui Dinas Pendidikan Kab Sidrap. Hasil temuan tersebut diungkapkan, Ketua LSM Rakyat  Bersatu Sidrap, Burhan, Kamis (28/6) kemarin.

“Dari keterangan sejumlah guru menyebutkan, dari 200 tenaga pendidik itu total dana yang belum dibayarkan oleh Pemkab Sidrap Rp 2,8 Miliar,” ungkap Burhan.

“Dari jumlah 200 guru itu, terdiri dari guru  TK, SD , SMP, SMA belum terima  dana  Sertifikasi sebanyak Rp 2,8 Miliar, mereka takut kepada Bupati, jadi data ini diserahkan ke kami (LSM.red),” tambah Burhan.

Burhan melanjutkan, pihaknya sudah pernah menyurat ke Bupati Sidrap H. Rusdi Masse, soal gaji tunjangan guru belum dibayarkan itu , namun sampai sekarang belum ada jawaban bupati Sidrap.

Senada dengan Burhan, Anggota Komisi 1 DPRD Sidrap yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan, Muh Dais Labanci, yang dihubungi harian Rakyat Sulsel, Kamis (28/6) kemarin, mengatakan, mendukung temuan LSM itu, bahkan pihak dewan mengusulkan agar kasus tersebut diusut tuntas.

”Dewan juga mendesak agar pihak Polres Sidrap, dan kejaksaan turun tangan untuk  memeriksa yang terlibat dalam kasus tersebut,” tegas Dais.

Dais menambahkan, dirinya berjanji akan menyampaikan persoalan ini kepada rekan–rekannya di Komisi 1 DPRD Sidrap, dan kemudian akan melakukan hearing  bupati atau Disdik Sidrap dan SKPD terkait.

“Ini akan saya bawa kerapat dewan, sementara untuk pemanggilan itu, kami akan lakukan dalam waktu dekat,” ungkap Dais.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Sukirno SH, yang ditemui disela-sela kesibukanya, Kamis (28/6) kemarin, membeberkan, pihaknya sudah memanggil dan memeriksa puluhan guru penerima dana sertifikasi di Sidrap.

“Kita sudah memanggil guru penerima dana tersebut, termasuk ada 8 orang oknum PNS dan pejabat Disdik Sidrap,” ujar Sukirno.

Dalam beberapa hari kedepan kata Sukirno, pihaknya akan memanggil dua oknum pejabat Disdik Pemprov Sulsel untuk dimintai keterangan.

Sukirno menambahkan, adapun unsur  pejabat Disdik Sidrap yang sudah menjalani pemeriksaan antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Drs. H Syahruddin HT, serta kepala seksi Ketenagaan dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Sidrap, Drs Muin Hafid serta delapan orang oknum PNS dan pejabat Disdik Sidrap lainya.

Sedangkan dari Disdik Provinsi Sulsel, penyidik Kejari Sidrap telah memmeriksa Kepala Bidang Pendidikan Menegah (Kabidmen) Disdik Sulsel, Drs. H Akmal serta bendahara pengeluaran Disdik Sulsel, Dra  Hj  Suriani.

Menurut, Sukirno pada dasarnya kepala Disdik Sidrap , H Syahruddin, mengakui adanya permasalahan yang terjadi dibalik proses pembayaran dana tunjangan sertifikasi puluhan guru di Sidrap tahun 2010.

“Soal data dari LSM itu, kita akan tindak lanjuti semua , namun sampai sekarang pihak LSM belum berikan data lengakap atau bukti-bukti siapa-siapa yang terlibat, saya tidak mau berspekulasi siapa yang berpotensi ditetapkan jadi tersangka nantinya, itu tergantung hasil pemerikasaan dan pimpinan saya,” tutup Sukirno. (k10/dj/D)

Komentar