oleh

Jerman vs Italia, Aroma Balas Dendam

Editor : rakyat-admin-Berita, HL, Olahraga-

RAKYAT SULSEL . MENGHADAPI Italia pada semifinal EURO 2012, dini hari nanti (Live RCTI mulai pukul 02.45 Wita), Jerman tidak sekadar berambisi merebut trofi, tapi juga ingin membalas kekalahan 2-0 saat bertemu tim berjuluk Azzuri itu pada semifinal Piala Dunia 2006 lalu. Ambisi balas dendam inilah yang akan dibawa untuk mengalahkan Italia. Gelandang Jerman, Mesut Ozil  yakin sejarah kekalahan Jerman tidak akan terulang. Ia yakin, timnya bisa mengalahkan skuat Cesare Prandelli.

Apalagi, rekor Der Panzer, julukan Jerman– mulai dari babak penyisihan hingga ke semifinal memang sempurna. Tim asuhan Joachim Loew ini tak pernah mengalami seri apalagi sampai kalah. Makanya, catatan positif ini tetap ingin dijaga untuk meraih piala di turnamen sepakbola kasta tertinggi di benua biru itu.

“Kami di sini untuk memenangkan gelar Eropa. Saya yakin bahwa kita akan berhasil. Masa lalu tidak menyangkut kita. Perbedaan dari tahun 2006 adalah kita telah menjadi sangat konsisten dan sekarang bisa mengalahkan lawan yang kuat. Selain itu, kami sekarang jauh lebih baik,” kata Mesut Ozil seperti yang dilansir Football, kemarin.

“Italia juga akan merasakan hal ini. Tim nasional lainnya sangat menghormati kami. Tujuan kami adalah untuk membawa pulang gelar Eropa ke Jerman. Kami di sini hanya untuk ini. Kami bisa mengalahkan Italia dan kami bisa menang,” sambungnya.

Ozil mengakui, Italia memang memiliki pemain hebat seperti Andrea Pirlo dan Mario Balotelli. Tapi ia tidak mau fokus kepada kedua pemain itu. Menurut pemain yang merumput di Liga Spanyol bersama Real Madrid itu, kemenangan ditentukan bukan dari individu tetapi kerja tim.

“Andrea Pirlo adalah pemain kelas dunia, Mario Balotelli adalah striker hebat. Tapi kami tidak berpikir tentang lawan individu, Italia adalah tim yang sangat kompak tapi kami dapat mengalahkan mereka,” kata Ozil.

Berkaca pada laga perempat final antara Italia kontra Inggris, drama adu penalti bisa jadi bakal terulang di babak semifinal antara Jerman versus Italia. Namun Loew tidak begitu peduli soal  kemungkinan terjadinya adu tos-tosan tersebut.

Pelatih Jerman, Joachim Loew, menyadari pertandingan kali ini akan lebih berat jika dibandingkan laga-laga sebelumnya. Untuk itu, ia menekankan pada anak asuhnya agar bisa menjaga irama permainan yang telah terbentuk dengan baik selama empat pertandingan pertama.

“Kami harus mempertahankan dan bahkan coba meningkatkan ritme permainan saat lawan Italia. Itu akan sangat penting karena kami akan memaksa Italia untuk bermain bertahan. Kami harus memulai inisiatif serangan,” tutur Loew.

Pelatih Italia Cesare Prandelli mengakui Jerman difavoritkan nanti tapi ia tetap yakin dengan kemampuan anak-anak asuhnya. Prandelli percaya terhadap kekuatan dan semangat juang Gianluigi Buffon cs sebab Der Panzer bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan.

“Jerman lebih difavoritkan melaju (ke final), akan tetapi jika kita mempersiapkan pertandingan dengan baik maka tidak akan ada tim yang tidak bisa dikalahkan. Yang ada hanyalah tim yang sangat kuat,” kata Prandelli seperti dilansir Football Italia.

Menurutnya, jika timnya bisa menunjukkan permainan seperti melawan Inggris, ia optimistis timnya bakal memberikan perlawanan. Prandelli juga mengisyaratkan mengubah komposisi timnya pada pertarungan nanti. Ia memprediksi pertandingan melawan tim asuhan Loew itu bakal ketat

“Kami harus berusaha mengembalikan kebugaran para pemain yang cedera, sebaik kekuatan dan semangat kami,” tuntas Prandelli. (aku)

Komentar