oleh

Jamsostek Bantu Tenaga Kerja Dengan PUMP Dan Beasiswa

Editor : rakyat-admin-Ekonomi & Bisnis-

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR-PT Jamsostek (Persero) Kanwil VIII Makassar tidak hanya menyediakan sejumlah pogram jaminan sosial, seperti Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), juga mempunyai beberapa program tambahan untuk pemberdayaan tenaga kerja, yaitu Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dan Beasiswa Jamsostek. Program ini ditujukan kepada tenaga kerja yang terdaftar di Jamsostek serta anak-anak kurang mampu.

“Program ini bertujuan untuk memberi kemudahan kepada pekerja untuk mendapatkan rumah serta memberikan apresiasai dan dukungan materil kepada anak-anak tenaga kerja yang berprestasi, sehingga dengan bantuan ini mereka bisa lebih termotifasi dan giat dalam bekerja dan untuk mengembangkan pendidikannya dengan baik,” jelas Andi Darwis, Penata Pemasaran Wilayah, saat melakukan sosialisasi di Redaksi Harian Rakyat Sulsel, Rabu (27/6).

Khusus program PUMP adalah salah satu program dari Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) yang memberikan pinjaman sebagian uang muka perumahan kepada tenaga kerja peserta Jamsostek untuk pemenuhan kebutuhan perumahan melalui fasilitas Kredit Pemilihan Rumah (KPR) dari perbankan.

Tujuan dari PUMP ini adalah untuk membantu Tenaga Kerja peserta program Jamsostek dalam rangka pemilikan rumah melalui KPR perbankan. PUMP ini akan diberikan kepada tenaga kerja yang telah memenuhi persyaratan dengan jumlah maksimal, yaitu yang mempunyai penghasilan sebesar Rp 5 juta akan mendapat bantuan sebesar Rp 20 juta, dan yang berpenghasilan di atas Rp 10 juta akan mendapat bantuan Rp 35 juta.

“Bantuan ini akan sangat membantu tenaga kerja untuk mendapatkan rumah, meskipun ada kebijakan Bank Indonesia (BI) yang memperketat uang muka KPR hingga 30 persen tidak akan mempengaruhi Jamsostek untuk menyalurkan bantuan ini, malahan mereka sangat terbantu. Kan lumayan untuk kredit rumah,” jelasnya.

Adapun tingkat suku bunga yang dikenakan oleh PUMP Jamsostek ini sangat ringan, yaitu sebesar 6 persen per tahun.

“Tingkat suku bunga ini paling rendah, tidak ada bang yang berani memberikan suku bunga seperti Jamsostek,” terang Andi Darwis.

Selain itu, program Beasiswa Jamsostek juga diperuntukan untuk anak tenaga kerja peserta Jamsostek yang berprestasi serta masyarakat yang kurang mampu. “Program pemberian beasiswa dari Jamsostek ini dimaksudkan, antara lain sebagai upaya PT Jamsostek untuk turut serta meningkatkan kecerdasan anak-anak tenaga kerja peserta Jamsostek. Tujuan lainnya, tentu saja, dalam upaya membantu meringankan tenaga kerja peserta Jamsostek dalam membiaya pendidikan anak-anaknya,” tuturnya.

Adapun nilai beasiswa untuk siswa SD/SMP Rp 1 juta per orang, sementara untuk siswa SMA dan mahasiswa Rp 2 juta per orang diberikan setiap tahunnya.

“Saya berharap dengan bantuan beasiswa ini dapat meningkatkan motifasi belajar anak-anak tenaga kerja peserta Jamsostek sehingga mereka bisa terus bersemangat untuk melanjutkan pendidikannya,” harapnya. (RS10/dul/C)

Komentar