oleh

Gugurkan Kandungan, Pasangan Mahasiswa Ditangkap

Editor : rakyat-admin-HL, Hukum-
ilustrasi

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Sepasang kekasih yang masih berstatus mahasiswa, Basri (23) dan Rina (20), harus berurusan dengan aparat kepolisian. Keduanya ditangkap aparat Polsek Rappocini, Selasa (26/6) sekira pukul 23.00 Wita, setelah berusaha menguburkan sebuah orok yang belum lama digugurkan dari rahim Rina.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keduanya tertangkap tangan akan menguburkan orok, di samping Trans Studio Jalan Metro Tanjung Bunga, Selasa malam. Orok itu sebelumnya sengaja digugurkan karena keduanya takut, hubungannya yang belum memiliki ikatan perkawinan diketahui oleh orangtua mereka.

Kapolsek Rappocini, AKP Ahmad Mariadi yang dikonfirmasi mengatakan, keduanya saat ini masih diamankan di Polsek Rappocini untuk dimintai keterangannya lebih lanjut. ” Basri merupakan mahasiswa Unismuh dan Rina mahasiswi UMI. Lokasi mereka melakukan aborsi yakni di Jalan Pettarani tempat kos Rina,” ujar Ahmad Mariadi.

Awalnya, sambungnya, Basri bertemu dengan Rina di tempat kosnya di Jalan AP Pettarani. “Rina menyampaikan jika dirinya tengah hamil dua bulan. Selanjutnya, Basri menyarankan agar menggugurkan kandungan dengan minum obat Gasstrol. Beberapa hari kemudian janinnya pun keluar,” ungkapnya.

Empat hari setelah janin keluar, Basri kemudian mengambil janin tersebut dan kemudian bermaksud untuk menguburnya di Jalan Metro Tanjung Bunga, tak jauh dari Trans Studio. “Ia kami tangkap tangan,” tandas mantan Kapolsek Tamalate tersebut. (RS8/her/D)

Komentar