oleh

Baleg Ngotot Ekspose Draft RTRW

Editor : rakyat-admin-Berita-

ARA Bilang, Itu Bukan Wewenang Baleg

 

RAKYAT SULSEL . Makassar – Badan Legislasi (Baleg) DPRD Makassar, tetap ngotot akan mengadakan ekspose terkait draft revisi peraturan daerah (Perda), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sebelum dibahas di tingkat Panitia Khusus (Pansus). Hal ini disampaikan Ketua Baleg DPRD Makassar dari Fraksi Golkar, Abd Wahab Tahir, Rabu (27/6) kemarin.

Wahab mengatakan, tupoksi Baleg jelas dalam Tata Tertib (Tatib) yakni, dapat melakukan kajian bahkan pada teknis materi draft produk Perda yang diusulkan ke DPRD Makassar.

“Jika Bappeda menilai kajian draft ada pada tingkat Pansus, itu pandangan mereka. Yang jelas kami berpandangan bahwa semua produk perda yang diusulkan harus melalui kajian di Baleg baik secara administratif maupun materi teknis. Tidak masalah jika Baleg ekspose sebelum ditangani Pansus,” tegas Wahab.

Lebih jauh dia mengatakan, beberapa pasal yang diajukan masih perlu mendapat koreksi Baleg, salah satunya penetapan kawasan 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH), sementara sejauh ini kata Wahab, Pemerintah Kota Makassar (Pamkot) tidak ada upaya untuk menyediakan lahan RTH.

“Draft RTRW menetapkan kawasan RTH 30 persen, sementara adakah upaya Pemkot selama ini menyediakan lahan RTH. Jangan-jangan lahan tidur milik orang, itu yang mereka klaim sebagai lahan RTH,” tambahnya.

Berbeda dengan pandangan Baleg, anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar dari Fraksi Demokrat, Adi Rasyid Ali, malah menolak adanya permintaan ekspose ditingkat Baleg. Menurut ARA, sapaan akrabnya, tupoksi Baleg hanya sebatas verifikasi administrasi pengusulan draft produk Perda saja, bukan mengkaji materi draft apalgi sampai meminta ekspose.

“Baleg itu hanya sebatas memverifikasi administrasi darft yang diusulkan, setelah itu membuat rekomendasi untuk membentuk Pansus, kemudian soal teknisnya, itu nanti dibahas di Pansus bukannya Baleg,” kata ARA.

Sementera itu, Kepala Bappeda Makassar, Ibrahim Saleh yang ditemui di Kantor DPRD Makassar, saat mengikuti rapat penerimaan aspirasi mengaku, telah menyerahkan draft revisi Perda RTRW ke Pimpinan Dewan sejak Senin lalu.

Ibrahim mengaku telah melakukan perbaikan administrasi sesuai koreksi yang dilakukan Baleg. Sejauh ini Bappeda tinggal menunggu informasi dari Baleg atas draft yang sudah mereka serahkan.

“Sudahmi saya serahkan draftnya hari Senin, kita masih tunggu informasi lebih lanjut dari dewan,” akunya.

Wahab yang dikonfrimasi terkait hal ini mengaku belum menerima draft tersebut. Dia mengatakan, jika draft telah diserahkan Senin lalu maka kemungkinan masih diproses di Pimpinan Dewan. (RS1/RS6/dj/C)

Komentar