oleh

Ambo Dalle Belum Kantongi SK Penetapan DPP Golkar

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL . BONE — Penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar ke pasangan kandidat bupati dan wakil bupati Andi Baso Fahsar Mahdin Padjalangi–Ambo Dalle yang dijadwalkan 23 Juni 2012 ternyata molor.

Padahal sebelumnya Hamka B Kady dari DPP Golkar Departemen Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi di rumah jabatan Ketua DPRD Bone, Ambo Dalle, beberapa waktu lalu mengungkapkan kalau SK penetapan Andi Baso Fahsar Mahdin Padjalangi – Ambo Dalle sudah ada dan akan diserahkan di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.

Ambo Dalle yang ditemui Harian Rakyat Sulsel, Selasa (26/6) di ruangannya di DPRD Bone, enggan berkomentar banyak tentang penyerahan SK penetapan tersebut. “SK Penetapan pasangan sudah ada di DPD I Golkar Sulawesi Selatan di Makassar, jadi tinggal menunggu waktu Ketua DPD I Golkar untuk menyerahkan. Ini salinan fotokopinya (sambil menyerahkan lembaran fotokopi),” ujar Ambo Dalle singkat.

Tetapi salinan fotokopi yang diperlihatkan Ambo Dalle ke Harian Rakyat Sulsel bernomor R-361/GOLKAR/V/2012, tertanggal 31 Mei 2012 yang ditandangani Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Idrus Marhan sebagai Sekretaris Jenderal DPP Golkar,  ternyata bukan SK penetapan, namun semacam surat yang ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bone.

“Itu bukan SK Penetapan pasangan, tetapi semacam surat yang ditujukan ke Ketua DPD II Golkar Bone, walau di dalam surat tersebut tertera DPP Partai Golkar menetapkan dan mengesahkan saudara Andi Fahsar Mahdin Padjalangi sebagai calon Kepala Daerah berpasangan dengan saudara Drs H Ambo Dalle, MM sebagai calon Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bone. Jadi apa yang dipegang Ambo Dalle bukanlah SK penetapan,” ungkap salah seorng tokoh muda Kabupaten Bone yang enggan dikorannya namanya.

Hamka B Kady yang coba dikonfirmasi Harian Rakyat Sulsel, Selasa (26/6) malam, melalui telepon, tidak mengangkat telepon walau aktif. SMS yang dikirim untuk dimintai tanggapan tentang molornya penyerahan SK penetapan memang dibalas, tetapi balasannya yang tertulis, “hargai juga kami dlm kondisi capek dan sibuk”.  (K19/D)

Komentar