oleh

Tujuh Buruh Keroyok Rekannya Hingga Kritis

Editor : rakyat-admin-Hukum-
Kompol Agung

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Nasib malang menimpa Kaharuddin (25), warga Jalan Rappocini Raya. Buruh Bangunan ini dikeroyok tujuh pelaku yang tidak lain adalah rekan kerjanya sendiri, Selasa (26/6) sekira pukul 09.00 Wita di sebuah bangunan di Jalan Adiyaksa Lama.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka serius di bagian tangan, kaki dan kepala. Bahkan korban kritis dan beberapa kali memuntahkan darah segar.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panakkukang, Kompol Agung SW, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian pengeroyokan tersebut. “ Iya, ada tujuh pelaku pengeroyokan. Saat ini para pelaku sudah diamankan anggota kami,” ujarnya.

Menurut keterangan orang tua korban, Nasir yang ditemui di ruang SPK Polsek Panakkukang, kejadian itu bermula ketika anaknya, Kaharuddin mencoba melarai temannya yang sedang dikeroyok oleh ketujuh pelaku.  Para pelaku sendiri juga merupakan rekan korban.” Anak saya cuma mau melarai temannya yang sedang berkelahi,” terangnya.

Saat itu, lanjutnya, seorang rekannya yakni Herman datang kepada anaknya melapor bahwa rekannya Iwan dipukuli. Mendengar informasi itu, Kaharuddin langsung menghampiri para pelaku dengan maksud untuk melarai.

“Namun malangnya, Kaharuddin justru ikut dipukuli oleh para pelaku,” ujar Nasir.

Saat ini, ketujuh pelaku telah diamankan aparat kepolisian Sektor Panakkukang untuk diproses dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ketujuh pelaku tersebut yakni Ramli (24, Alif (19), Ismail (23), Ansar (22),Attang(23) Rahim (27) dan Tangnge (50). Mereka merupakan warga Jalan Bau Mangga. (RS8)

Komentar