oleh

Hipma-KCB Sorot Kinerja Polres Gowa

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL . GOWA-Penegakan hukum di wilayah Polres Gowa kembali menuai sorotan. Aktivis Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa, Arfandi Palallo bersama penggiat hukum Komunitas Cere Buttaya (KCB) Gowa, Kriya Amansyah menyorot kinerja penyidik satuan Reskrim Polres Gowa.

Munculnya sorotan itu lantaran pihak penyidik Reskrim Polres Gowa diduga telah melakukan intimidasi terhadap salah seorang warga Parangloe bernama Pipin dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di Lesehan Bili-bili, Kecamatan Parangloe beberapa waktu lalu.

Arfandi menceritakan kronologis kejadian yang menyeret Pipin. Menurut Arfandi, terjadi keributan antara Dg Sikki dengan Dg Sukkuru, di Lesehan Bili-bili , 31 Mei lalu. Namun Pipin saat itu kata Arfandi tidak mau ikut campur.

Namun ironisnya kata Arfandi, pada tanggal 7 Juni lalu, Pipin ikut dilapor ke polisi oleh salah seorang kerabat dekat Dg Sikki. Bahkan Pipin lanjut Arfandi sempat ditahan selama 1×24 jam.

Yang menjadi pertanyaan bagi kami, mengapa Pipin diperlakukan seperti tersangka padahal dia tidak terlibat dalam penggoroyokan itu. Karena itu kami meminta pihak penyidik untuk memastikan status Pipin , jangan dia diintimidasi seperti ini, apalagi ia dilarang oleh pihak penyidik pulang ke kampungnya di Parangloe, ini ada apa, tanya Arfandy.

Hal senada juga diasampaikan oleh Kriya Amansyah. Penggiat hukum KCB ini mendesak pihak penyidik Reskrim Polres Gowa yang menangani kasus ini untuk mendalami kasus dari para saksi dan olah Kejadian Tempat Perkara (TKP). Sebuah kepiluan yang dirasakan oleh keluarga Pipin karena yang bersangkutan sama sekali tidak melakukan apa-apa terhadap Dg Sikki namun kemudian ia dituduh ikut melakukan penggoroyokan. Ini kan sangat tidak adil, urai Kriya.

Selain itu, Kriya juga meminta Kapolres Gowa untuk melakukan monitoring terhadap kinerja bawahannya. Selain itu, ia juga mendesak pihak penyidik untuk segera menangkap pelaku pengrusakan lesehan milik orang tua Dg Sukkuru.

Sementaraa itu, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Anwar saat ingin dikonfirmasi via selularnya tidak member jawaban. Sedangkan Kabag Humas Polres Gowa, AKP Andry Lilikay yang juga dikonfirmasi melalui selularnya hanya mengarahkan wartawan ke bagian Reskrim untuk klarifikasi. (K1/eui/C).

Komentar