oleh

Gara-gara EURO, Stok Darah PMI Turun

Editor : rakyat-admin-Olahraga-

RAKYAT SULSEL . PERHELATAN Euro 2012 ternyata memengaruhi pasokan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar. Kondisi ini, tak lepas dari kondisi pendonor yang mengalami kurang tidur atau begadang menonton bola. Sebab, syarat utama menjadi pendonor harus cukup jam tidurnya, minimal 6 jam.

“Memang ada penurunan untuk beberapa minggu ini. Tapi tidak begitu besar penurunannya. Yang jelas stok kami masih aman,” ujar Sultan, Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makasar, malam (25/6)  tadi.

Data terakhir, PMI Makassar mencatat saat ini tersedia 580 kantong darah. “Golongan darah A, B, O dan AB alhamdulilah, semuanya masih tersedia,” jelasnya.

PMI lanjutnya merasa terbantu dengan kegiatan yang dilakukan berbagai elemen masyarakat dengan menggalang kegiatan donor darah selama EURO digelar.

“Kami sangat mengapresiasi itu. Ini yang membantu stok darah tetap tersedia,” ucapnya.

Menurut Sultan, angka pengurangan memang bisa berdampak dari perhelatan EURO 2012. Sehingga orang mengurungkan niatnya mendonorkan darah karena kondisi badan yang tidak fit akibat kurang jam tidur.

Namun, dia menambahkan pendonor yang datang ke PMI adalah pendonor yang sudah paham mekanisme. “Dia ingin mendonorkan darah, tapi sempatkan juga tidur minimal enam jam,” ungkapnya.

Selain itu, adanya Euro 2012 juga tidak mengganggu pelayanan PMI di Jl Lanto Dg Pasewang. Misalnya, petugas piket malam yang begadang saat tugas, juga dibolehkan menonton EURO. “Yang penting jam kerja harus terjaga,” tandasnya.

Selain waktu tidur, syarat penjadi pendonor darah, kata Sultan, berusia 17-65 tahun, dalam keadaan sehat, artinya kadar hemoglobin harus normal atau tiidak anemia, tidak menderita penyakit menular, seperti HIV, malaria, sifilis, atau hepatitis. “Berat badan minimal 45 kg, tidak sedang hamil, menyusui, atau menstruasi, tekanan darah normal, yaitu sistole 110-160 mmHG dan diastole 70-100 mmHG,” tuntasnya.(RS6/D)

 

 

Komentar