oleh

Selain Dendam, Tawuran Dipicu Masalah Sepele

Editor : rakyat-admin-HL, Wawancara-
IRJEN POL MUDJI WALUYO, Kapolda Sulselbar

RAKYAT SULSEL . TAWURAN antar mahasiswa kerap terjadi karena dipicu masalah sepele. Harusnya, setiap mahasiswa harus menelaah terlebih dahulu setiap persoalan sebelum kemudian mengambil sikap atau respon selanjutnya. Terkait kasus tawuran di dalam kampus, kerap juga terjadi karena dendam yang turun temurun.

Untuk mengulas kasus seringnya bentrokan antarmahasiswa, berikut petikan wawancara dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol Mudji Waluyo, Jumat (22/6).

 

+ Apa sebenarnya penyebab keributan yang sering berbuntut tawuran di dalam kampus?

– Persoalan tawuran di dalam kampus merupan hal yang kompleks. Pemicunya pun beragam, mulai dari dendam pribadi hingga masalah sepele bisa menjadi pemicu jika tidak disikapi dengan baik.

 

+ Apa sebenarnya yang membuat tawuran mahasiswa itu sulit untuk diredam?

– Sebenarnya tidak sulit jika kita mengetahui akar permasalahannya. Termasuk serius dalam memberikan solusi penyelesaian masalah.

 

+ Terkait dengan maraknya tawuran antar mahasiswa, baik itu antar fakultas maupun antar daerah, solusi apa sudah dilakukan aparat Polda Sulsel?

– Kita sudah melakukan pendekatan kepada pihak kampus agar supaya persoalan yang mendasari atau pemicu tawuran di kampus bisa diatasi. Selain itu, untuk masalah tawuran antar daerah, pertemuan dengan para kepala daerah dan para muspida lainnya telah kami lakukan. Setidaknya dengan pertemuan dan kesepakatan bersama dengan pihak yang bertikai, persoalan dasar yang memicu pertikaian bisa direduksi.

 

+ Siapa sebenarnya yang harus berperan dalam meredam konflik atau tawuran antar mahasiswa itu?

– Peranan semua pihak sangatlah diharapkan dalam meredam konflik itu. Termasuk pihak kampus sendiri serta mereka yang berpengaruh di dalam kampus. Selain itu, penindakan terhadap para pelaku juga perlu dilakukan untuk memberikan efek jera.

 

+ Tawuran di dalam kampus dari tahun ke tahun selalu terjadi. Bahkan ada kesan, jika dendam itu diturunkan terus menerus. Apa ada saran agar hal ini tdak lagi berlanjut?

-Yang utama yang harus dilakukan adalah mengubah pola pengkaderan saat penerimaan mahasiswa baru. Soalnya, pengkaderan yang tidak tepat akan memicu persoalan hingga akhirnya bisa menjadi konflik yang lebih besar. Selain itu, jangan menanamkan sikap permusuhan dengan mahasiswa lainnya. (**)

 

“Budaya” Bentrok Mahasiswa Harus Diakhiri

Selain Dendam, Tawuran Dipicu Masalah Sepele

Perbanyak Kegiatan Akademik

Komentar