oleh

Lagi Tidur, 4 Warga Luwu Tewas Tertimpa Fokker 27

Editor : rakyat-admin-Berita, HL-

Gagal Berlibur ke Malang, Jenasah Korban Tiba di Makassar

 

Empat jenazah korban jatuhnya pesawat Fokker F-27 saat tiba di rumah duka di BTP Makassar kemarin.

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR — Empat jenasah korban jatuhnya pesawat Fokker F-27 di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, di Jalan Branjangan II, Kompleks Rajawali, Kamis (21/6) lalu tiba di rumah duka Jalan Kerukunan Selatan XI No 334, Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Jumat (22/6)siang kemarin. Keempat jenasah tersebut yakni Martina Ro’ren (67), Onci Tumba Belorundung (35), Neflin Tanem Randiallo (7), dan Abrian Christiabel Pandi Sosang (1,8).

Keempat jenasah tersebut diterbangkan langsung dari Bandung dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU yang dipiloti oleh Kapten Marlon.

Setibanya di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar keempat jenasah langsung dibawa ke rumah duka dengan menggunakan dua mobil jenasah TNI AU Lanud Hasanuddin dengan dikawal sejumlah anggota TNI AU Lanud Hasanuddin. Kedatangan jenasah disambut isak tangis sanak keluarganya yang sudah menunggu kedatangannya di rumah duka. Rencanaya, keempat jenasah ini akan dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara.

Saat tiba di rumah duka, Yohanes yang merupakan salah seorang anggota keluarga yang selamat dari musibah itu langsung meneteskan air mata di pelukan sanak saudaranya.

“Sebelum kejadian, saya masih sempat melihat ibu saya Martina tidur di ruang tamu bersama adik saya Onci, sedangkan keponakan saya Nelfin dan anak saya Abrian tidur di dalam kamar saya. Tidak lama kemudian saya mendengar suara hantaman besar. Saat saya memeriksa keadaan, pesawat sudah ada di atas kamar saya,” kata Yohanes yang ditemui di rumah duka kemarin.

Rencananya, lanjut Yohanes, dia akan membawa keluarganya ke Malang untuk berlibur. “Saya sudah minta izin di kantor, bahkan saya sudah membeli tiket untuk mereka,” lanjutnya.

Sementara salah seorang keluarga korban, Jhody Pama’tan menuturkan bahwa pihaknya merelakan kepergian keluarganya itu. “Kami sudah yakin bahwa itu keluarga kami. Kami tulus dengan kepergian keluarga kami dan tabah dalam musibah ini,” ujar Jhody.

Mayor Yohanis sendiri merupakan putra daerah Luwu kelahiran Kecamatan Bastem. Dia sudah 15 tahun tugas di Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta yang juga alumni dari Universitas Hasanuddin, Makassar. Sedangkan ibunda Mayor Yohanis, Martina Ro’ren (70) kelahiran Toraja Utara.

Sementara itu, sejumlah pejabat Pemkab Luwu dan Pemkot Palopo turut mengucapkan belasungkawa. “Sebagai warga Luwu, kami turut berduka dan semoga kepada keluarga korban diberikan ketabahan atas kejadian itu,” ujar Kabag Humas Pemkot Palopo Muhammad Ansir Ismu. (RS8-K14/C)

 

Komentar