oleh

Tokoh Muda Berebut Kekuasaan di Bone

Editor : rakyat-admin-Daerah-
Salah satu tokoh muda yang maju akan maju brtarung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bone, Zakir Sabara saat mendaftar sebagai bakal calon Wakil Bupati Bone di Sekretariat DPC PAN Kabupaten Bone beberapa waktu lalu.

RAKYAT SULSEL . BONE – Kabupaten Bone akan menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2013 nanti. Selain maju dengan diusung partai politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengakomodir mereka yang ingin maju lewat jalur perseorangan. Jalur tersebut bagi mereka yang tidak punya kendaraan politik.

Andi Irsan Idris Galigo misalnya. Putra Bupati Bone Andi Idris Galigo ini, setelah terdepak dari Partai Golkar yang ternyata memilih orang lain sebagai bakal calon bupatinya, Andi Cicang sapaan akrabnya ingin mecoba bertarung melalui jalur perseorangan untuk bertarung pada Pemilkada Bone mendatang.

Kamis (21/6), Andi Cicang punya pesaing yang akan maju lewat jalur perseorangan, yaitu Andi Yuslim Patawari (AYP) yang juga dari kalangan pemuda dengan tagline KalloloE.

Meski tidak mendeklarasikan diri secara langsung, Yuslim sudah mulai memasang atribut kampanye berupa baliho di sejumlah jalan protokol di Watampone bertuliskan, ‘Independen Lebih Baik-AYP baik untuk Bone’.

Yuslim saat dihubungi, Kamis (21/6) mengatakan, pemasangan alat peraga kampanye tersebut sebagai bukti keinginannya maju menduduki kursi nomor satu di Bone. Bahkan Yuslim berani mengeluarkan pernyataan yang tidak jelas maknanya. Dia juga enggan menjelaskan apa maksud pernyataan tersebut. Pernyataan yang dikeluarkannya yaitu, “Tidak akan ada perdamaian tanpa ada peperangan”.

Yuslim yang juga kader Partai Golkar tersebut menuturkan, ada beberapa hal yang mendasari dirinya ingin maju sebagai calon bupati di Bone. Salah satunya karena rasa cintanya terhadap tanah leluhurnya tersebut dan ingin mengabdikan diri di Bone.

Saat ini Tim KalloloE yang mengaku identik dengan gerakan sunyi, senyap, cepat dan tepat sedang mulai pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat dukungan jalur perseorangan melalui jaringannya. “Dengan koneksi di tingkat nasional dan internasional saya yakin bisa mensejahterakan masyarakat Bone,” tegasnya.

AYP adalah dewan Pakar ICMI Pusat Termuda. Dia juga pengusah muda yang sangat ulung serta seorang akademisi.  Dengan rencana majunya AYP, maka sudah dua tokoh muda Bone yang akan maju lewat jalur perseorangan. Selain mereka berdua, pertarungan Politik di Kabupaten Bone memunculkan sejumlah nama tokoh muda, hanya saja mereka mencoba bertarung lewat jalur partai politik, seperti Andi Taufan Tiro dan Zakir Sabara.(K19/not/D)

Komentar