oleh

Dewan : “PLN Harus Perhatikan Masayaralat Pulau

Editor : rakyat-admin-Berita-
Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo

RAKYAT SULSEL . Angota Komisi D bidang pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, meminta kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sulselbartra untuk lebih menfokuskan pengadaan aliran listrik untuk daerah kepulauan yang ada di Sulsel.

“Kita maunya program menyala 1000 pulau, juga nantinya akan dapat di akomodir untuk daerah-daerah pulau kecil yang berada di pulau di Sulsel,” ungkapnya

Dia berharap dengan program menyala 1000 pulau itu, nantinya dilakukan dalam bentuk penyediaan mesin pembangkit listrik, melalui CSR atau genset yang di bagikan ke masayarakat yang bermukim di pulau untuk mendapatkan penerangan yang di lakukan melalaui program menyala 1000 pulau oleh PLN.

Apa lagi saat ini, daya listrik PLN yang mencapai 700 Mega What (MW) dengan beban puncak mencapai 600 MW dengan sisa tenaga cadangan mencapai 97 MW yang menurutnya tenaga cadangan tersebut masih di bawa di ambang batas tenaga cadangan yang sesuai dengan satndar sebesar 200 MW.

Apa lagi saat ini, menurutnya semakin banyaknya tenaga pembangkit yang di kelola oleh pihak Swasta di beberapa daerah yang semakin besar, diharapkan akan dapat di rasayarakan juga oleh masyarakat yang bermukim di daerah kepulauan.

“Sangat rinis sekalai kalau PLN cuma memandang masyarakat yang ada di perkotaan sebagai pelanggannya sedangkan, kalau dilihat dari data yang ada, beberapa kepulauan yang saat ini mengiginkan tenaga listrik sebagai obejk penerangan untuk menjalankan perekonomian,” ulasnya

Menurutnya politisi muda ini, juga melihat selama ini pihak PLN tidak pernah memiliki perhatian bagi masyarakat yang ada di kepulauan, dan mau dikata, di anak tirikan oleh Pihak PLN, dimana masayarakat yang ada di kepulauan juga mengiginkan PLN untuk memberikan fasilitas aliran Listrik yang di inginkan masyarakat. (RS6)

Komentar