oleh

Mahalnya Biaya Cerai di Gowa

Editor : rakyat-admin-Daerah-
Kadisdukcapil Kabupaten Gowa Bambang Suwandi saat bersalaman dengan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo di halaman Kantor Bupati Gowa

RAKYAT SULSEL . GOWA – Jumlah kasus perceraian di Kabupaten Gowa dinilai cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gowa, pada tahun 2011 lalu jumla perceraian di daerah ini mencapai 200 kasus. Karena itu, Kadisdukcapil Kabupaten Gowa, Bambang Suwandi mengatakan, untuk menekan angka tersebut, pemerintah menetapkan biaya pengurusan akta cerai dengan nilai yang cukup tinggi mencapai Rp250 ribu.

“Penetapan biaya akta cerai yang dirasakan sangat tinggi oleh masyarakat itu sesuai tuntutan kaum ibu yang menyalurkan aspirasinya di DPRD Gowa supaya tidak mudah diceraikan oleh suaminya,” terangnya sambil tersenyum.

Disdukcapil  Kabupaten Gowa khusus menerbitkan dokumen akta nikah bagi pasangan nonmuslim. Dokumen akta cerai yang diterbitkan instansi ini berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Gowa.

“Dinas Dukcapil menerbitkan akta cerai bagi pemohon yang beragama nonmuslim bila ada penetapan cerai dari Pengadilan Negeri Gowa. Besarnya biaya penerbitan akta cerai itu sesuai Perda Nomor 8/2011,” terangnya.

Sementara itu, bagi pemohon yang beraga Islam, mengurus akta cerainya di Kantor Pengadilan Agama Gowa. Hal ini dibenarkan salah satu seoran staf bagian informasi Kantor  Pengadilan Agama Gowa, Anti. “Kami hanya melayani warga yang meminta akta cerai hanya yang beragama Islam,” katanya di ruang kerjanya, Senin (18/6) kemarin.

Soal besarnya biaya penerbitan akta cerai, tambah Anti senilai Rp23 ribu.

“Besarnya biaya akta cerai ini sesuai dengan yang tertera dalam Penerimaan Negara Bukan pajak (PNBP) yang kami pungut,” jelasnya. (K1/eui/D).

Komentar