oleh

Kinerja BPN Lutim Disorot

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Terkait Adanya Dugaan Surat Pengakuan Fiktif

 

RAKYAT SULSEL . LUTIM – Baru beberapa bulan memimpin Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Luwu Timur, Drs Budi Sardjono Msi, langsung menuai sorotan tajam dari Berbagai pihak. Sorotan datang terkait adanya bukti proses aduan surat pengakuan Fiktif, serta tidak mengakui Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang sah.

Koordinator Lutim Control Time (LCT), Irfan Nachak, mengatakan, Badan Pertanahan Nasional Luwu Timur (BPN Lutim) banyak melakukan pelanggaran seperti, pungutan liar, tidak mengakui sertifikat HGB yang diterbitkan sendiri oleh BPN.

“BPN Lutim menunjukkan kinerja buruk, saya curiga adanya kongkalikong didalamnya, masa sertifiakt HGB yang diterbitkan sendiri oleh BPN itu tidak diakui?, belum lagi sejumlah pungutan yang tidak ada dalam aturan,” jelas Irfan.

Seperti diketahui, Sertifikat HGB yang diterbitkan sendiri oleh Badan Pertanahan Nasional Luwu Timur, tertanggal 30 Juni 2008  Nomor 00119/Malili/2008 dengan Luas 23.577 Meter Persegi yang terletak di Jalan By Pass Compleks Sekurity Bunker Malili, itu kemudian dimentahkan oleh BPN Lutim sendiri.

Kepala BPN Lutim yang ingin dikonfirmasi terkait hal ini, sedang tidak berada ditempat, menurut salah satu stafnya kepada Wartawan mengatakan jika pimpinannya sementara Dinas Luar (k17/dj/C)

Komentar