oleh

Ajjiku Siap Bertempur, PPP Sulit Bersikap

Editor :rakyat-admin-Berita

RAKYAT SULSEL — Politisi Senayan yang juga kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H Achmad Dg Se’re kini menjadi perbincangan. Menantu Bupati Takalar, Ibrahim Rewa itu, kemarin, secara resmi mendaftar sebagai calon bupati di Partai Demokrat. Alhasil, partainya, PPP menjadi galau lantaran sudah terlanjur memberikan dukungan ke pasangan A Makmur A Sadda- A Nashar A Baso (AMAN). PPP disebut-sebut berat menentukan sikap.

Langkah H Achmad Dg Se’re mendaftar di Demokrat, membuat beberapa kalangan juga mulai gusar. Pasalnya, posisi H Achmad Dg Se’re sebagai politisi Senayan  dikenal sangat dekat dengan petinggi partai berlambang mercy itu. Dg Se’re diprediksi akan mampu memporak-porandakan simpul-simpul kekuatan di akar rumput. Itu karena dia dikenal sebagai politisi yang dekat dengan rakyat kecil.

Politisi yang lebih senang disapa Ajjiku ini, diketahui sudah mengantongi dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) yang mempunyai dua kursi di parlemen Takalar. Kedekatannya dengan ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) yang kini menjabat Menteri Agama dan ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara, pun akan membuka ruang dukungan PPP Takalar kemungkinan bisa dikocok ulang.

Mengingat PPP Takalar sebelumnya sudah menyatakan bulat mengusung pasangan AMAN di Pemilukada Takalar.

Kepastian Dg Se’re maju diungkapkan langsung kepada Rakyat Sulsel, kemarin. “Saatnya melakukan perubahan di Takalar. Berdoamaki, karena saatnya orang kecil memimpin Takalar,” ucap Ajjiku saat dihubungi via seluler, kemarin.

Soal peluang persentase partai yang akan mengusungnya termasuk kemungkinan PPP Takalar akan berputar haluan, Dg Se’re enggan merincinya. “Sabar saja, Nak. Kurang baik kita melangkah kemudian mengganggu orang lain,” timpalnya.

Namun, beberapa kerabat dekat Ajjiku mengatakan dukungan penuh Menteri Agama itu. “Pak menteri sudah menelepon Ketua DPW PPP Sulsel (Amir Uskara) untuk memprioritaskan kader apabila maju sebagai calon bupati,” urai salah seorang kerabat dekat Ajjiku, kemarin.

Terkait langkah Ajjiku maju sebagai salah satu bakal calon bupati, Amir Uskara menyatakan dukungannya. “Peluangnya di Takalar cukup besar. Namun, partai sudah duluan bersikap. DPW PPP akan membahas khusus masalah Takalar,” urai Amir Uskara.

Posisi dilematis PPP Takalar terkait majunya salah seorang kader terbaiknya dibantah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Takalar, H Nurdin. Menurutnya, tidak ada aturan di AD/ART yang menyatakan kader harus diutamakan. “Beberapa contoh di beberapa kabupaten termasuk Bulukumba, kader tidak dipecat apabila maju lewat partai lain atau perseorangan,” tandas Nurdin.

Orang nomor satu di PPP Takalar itu kembali menegaskan bahwa mekanisme di partai sudah selesai. “Dukungan PPP jelas mendukung pasangan AMAN. Saya sudah menghadap ke Ketua DPW PPP Sulsel dan menyatakan itu tidak ada masalah,” ujarnya pasti.

Mekanisme di PPP, lanjut Nurdin,  berbeda dengan partai lain. “Aturan di PPP jelas. Tidak ada sanksi apabila ada kader yang maju lewat partai lain,” ulang Nurdin lagi.

 

Kembalikan Formulir ke Demokrat

 

Sementara mekanisme yang berjalan di DPC Demokrat Takalar, terus berjalan. Dari  lima calon bupati dan lima calon wakil bupati yang mengambil formulir, baru dua  kandidat yang resmi mendaftar dengan mengembalikan formulir ke tim penjaringan.

Sekretaris Penjaringan Tim Pemilukada  DPC Demokrat, Ridwan Lira menyatakan, selain A Makmur A Sadda, bakal calon yang lain adalah Alimuddin Namba. “Bakal calon lain sudah menyampaikan akan mengembalikan formulir besok (hari ini, Red) termasuk Sekkab Takalar A Jen dan H Achmad Dg Se’re,” jelas Ridwan.

Namun, untuk diusung menjadi calon bupati dan wakil bupati di Demokrat,  terbilang berat. Pasalnya, bakal calon yang mendaftar di Demokrat diharapkan melampirkan surat dukungan atau rekomendasi dari partai lain. “Baru A Makmur A Sadda yang melengkapi surat dukungan dari partai lain,” kunci Ridwan.(yos/D)

 

Komentar