oleh

Kader PAN tak Percaya Tanda Tangan Bosnya

Editor :rakyat-admin-Berita, HL

 

 Sebut Asli tapi Palsu

 

RAKYAT SULSEL –– Pasca-keluarnya rekomendasi Partai Amanah Nasional (PAN) ke Syahrul Yasin Limpo (SYL), internal partai berlambang matahari terbit itu seolah tak percaya, bahkan terkesan menolak hasil rekomendasi tersebut. Adalah Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel Andi Darwis Duddu yang duluan berteriak bahwa rekomendasi itu penuh rekayasa. Surat yang ditanda tangi Bos PAN, Hatta Radjasa disebut asli tapi palsu?.

Kecurigaan Andi Darwis cukup beralasan lantaran dalam surat rekomendasi yang dimaksud seharusnya melibatkan Ketua Koordinasi Wilayah (Korwil) Sulawesi Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PAN, Andi Yuliani Paris karena domainnya di wilayah Sulawesi. “Ini ada keganjilan. Ibu Yuliani tidak pernah menandatangani surat rekomendasi. Eh, tiba-tiba rekomendasi itu keluar. Seharusnya Ibu Yuliani di sini terlibat,” kesal Andi Darwis didampingi Sekretaris Wilayah DPW PAN, Buhari Qahar Mudzakkarsaat menggelar jumpa pers di Warkop Cokelat, Sabtu (9/6).

Dari hasil komunikasinya dengan Yuliani Paris, lanjut Andi Darwis, disimpulkan bahwa rekomendasi itu Aspal alias asli tapi palsu.”Saya telah komunikasi dengan Ibu Yuliani, katanya itu semua tidak benar. Jangan kan rekomedasi dukungan, PAW saja di wilayah Sulsel dia yang ikut bertandatangan. Jadi, ini bisa dibilang Aspal,” ungkapnya dengan nada tinggi.

Kekesalan Andi Darwis, kemudian berubah menjadi ancaman dengan menyebut, kalaupun nantinya surat rekomendasi DPP PAN terbukti aspal, dia meyakini, nantinya akan ada 80 kader PAN yang juga pendukung Ilham-Aziz akan melawan, dan dirinya sendiri juga siap dipecat. “Saya siap dipecat kalau nantinya rekomendasi diarahkan ke SYL. Saya tidak pernah takut dipecat kok, pokoknya DPP harus menunjukkan keasliannya,” ujarnya.

Begitu juga, jika benar surat rekomendasi itu memberikan dukungan ke SYL, Andi Darwis menganggap itu adalah keputusan terburuk yang dilakukan PAN sepanjang sejarahnya dan itu bukan keputusan yang tulus. “Yang jelas rekomendasi ini tidak sah, dan cuma rekayasa belaka saja, karena hampir semua unsur pimpinan di DPP tidak mengetahui adanya rekomendasi yang dikeluarkan,” tandasnya.

Jika Andi Darwis menanggapi rekomendasi secara emosional, justru Sekretaris Wilayah DPW PAN Buhari Qahar Mudzakkar lebih memilih ‘adem’ dan lebih kalem. “Saya sudah diperintahkan Ketua DPW PAN Sulsel (Ashabul Kahfi) untuk mencari tahu, keaslian rekomendasi tersebut, dan secepatnya melayankan surat ke DPP untuk meminta rekomendasi aslinya,” terangnya.

“Kalau Aslinya sudah kita pegang, kita akan melakukan sosialisasi secepatnya, dan itu merupakan pegangan kami, saya takut ini akan menjadi polemik besar bagi PAN ke depannya,” tambahnya.

Ia mengatakan, bahwa DPW PAN Sulsel dan para kader cuma ingin mengetahui keaslian rekomendasi tersebut, agar polemik rekomendasi tersebut akan terselesaikan secepatnya.(RS6/E)

Komentar