oleh

Pemerintahan Bersih Jualan Politik Lanteng dan Jaya

Editor : rakyat-admin-Daerah, HL-

RAKYAT SULSEL –– Berbagai cara dalam mendapat dukungan dari warga dilakukan kandidat pada Pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo. Pemerintah bersih misalnya menjadi jualan politik kepada dua calon Walikota yakni Lanteng Bustami dan Martin Jaya.

Menurut Lanteng, pemerintah bersih menjadi acuan seorang pemimpin dalam menjalankan amanah rakyat sehingga dapat dipercaya publik. Dia menjelaskan dengan dasar itu roda pemerintahan berjalan dengan baik. Utamanya menghindari adanya korupsi di Lingkup Pemerintah Kota Palopo.

Karena itu, mantan Kadispenda Palopo menegaskan bahwa jika dirinya dipilih rakyat maka yang harus dilakukan mengevaluasi pejabat dan tentunya pengelolaan keuangan yang harus disterilkan sehingga korupsi jauh dari jajaran pemerintahan.

“Fenomena sekarang ini korupsi merajalela di tubuh pemerintahan, akibatnya banyak pejabat bahkan kepala daerah menjadi koruptor. Mungkin yang harus dilakukan sistem pemerintah bersih yang harus menjadi dasar jajaran pemerintahan,”ungkap Lanteng kepada Rakyat Sulsel, kemarin.

Sementara bagi Martin Jaya, pemerintahan bersih adalah sebuah tolak ukur dalam keberhasilan kepala daerah. Dengan demikian, Jaya yang memiliki pengalaman dalam pemerintahan akan membuat suata hal yang baru untuk menciptakan kebersamaan dalam jajaran pemerintahan.

“10 tahun berjalan saya rasakan menjadi Sekretaris Kota Palopo. Dengan pengalaman itu, Insya Allah, saya tidak berjanji tapi saya bersama wakil saya akan membuat gebrakan dalam pemerintahan good governance,”tegas Jaya yang masih menjabat Sekkot Palopo itu.

Saat ini, Jaya yang sudah memiliki calon wakil yakni Alimuddin Nur, yang sudah memiliki tagline “Janur”. Pasangan ini diusung tiga Parpol yakni PAN, Hanura dan PSI. Sedangkan Lanteng masih fokus mengejar kendaraan politik. Lanteng baru mendapatkan satu parpol yakni PDK yang memiliki dua kursi di DPRD Palopo. “Saya masih fokus mendapatkan PDIP yang juga memiliki dua kursi,”tandasnya.(k14/)

Komentar