oleh

Industri Besar China Gelar Pameran di Makassar

Editor : rakyat-admin-Ekonomi & Bisnis-


Dikemas dalam Indonesia China Expo

Jajaki Investasi di Sulsel

 

RAKYAT SULSEL –– Puluhan industri besar di China, akan menggelar pameran di Makassar. Rencananya, pameran yang dikemas dalam Indonesia China Expo itu akan digelar akhir Agustus mendatang.

Presiden Direktur China Technology Invesment dan Trade (HK) Ltd, Li Zhixue, mengatakan, pameran tersebut digelar untuk mencari parner kerja sama di semua bidang. Tidak hanya jual beli, tetapi kerja sama di bidang industri. Apalagi, China telah banyak mengimpor produk-produk dari Sulsel. Seperti kakao, ikan, dan rumput laut.

“Kami masih mencari-cari informasi, apa yang cocok untuk kebutuhan di sini. Tapi, kami fokus pada pengolahan hasil pertanian, alat prosessing, bahan bangunan, solar, dan energi,” jelas Li, usai bertemu dengan Sekretaris Provinsi Andi Muallim, untuk membicarakan rencana pameran tersebut, di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (8/6).

Ia mengungkapkan, industri yang akan mengikuti pameran dari berbagai jenis bidang. Tujuannya, untuk menunjukkan industri-industri China dan mesin-mesin yang bisa disesuaikan, termasuk rencana investasi.

“Kami berharap, rencana kerjasamanya ini, kita sama-sama memproduksi dan mengolah bahan baku untuk diekspor,” ujarnya.

Keputusan Li memilih Sulsel sebagai lokasi pameran, bukannya tanpa alasan. Menurutnya, Sulsel adalah provinsi yang sangat istimewa dibandingkan provinsi lain. Semua hasil bumi ada di Sulsel. Mulai dari hasil perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan, hingga pertambangan.

“Tujuan dari pelaksanaan pameran ini untuk mencari peluang investasi. Kerjasama perdagangan yang saling mengisi dan menguntungkan kedua belah pihak. Kami juga sudah bertemu dengan Kadin Sulsel dan mereka merespon dengan baik bahkan menjelaskan potensi sumber daya alam di Sulsel,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Provinsi Andi Muallim, mengatakan, pada prinsipnya, Pemprov Sulsel sangat terbuka dengan semua investor. Bahkan, investor diberikan ruang untuk mengelola apa saja yang ada di Sulsel sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ditetapkan.

“Sulsel memang surga pangan. Bahkan, kalau misalnya terjadi krisis pangan dunia, Sulsel bisa memenuhinya,” tutur Muallim. (RS5/dul/D)

Komentar