oleh

Banjir di Luwu Utara, Pemkab Lutra Lamban Tangani Bencana

Editor : rakyat-admin-HL-


Satu Mobil Terjungkal Kedalam Sungai

 

ilustrasi

RAKYAT SULSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara (Lutra) kembali mendapat sorotan dari sejumlah tokoh masyarakat, pasalnya Pemkab dinilai sangat lamban dalam melakukan penanggulangan dan rehabilitasi, terhadap sejumlah sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana alam yang terjadi di wilayah Lutra belum lama ini.

Seperti penanganan jembatan di Desa Laba, Kecamatan Masamba, yang rusak akibat banjir, sampai saat ini belum juga dibenahi, padahal jembatan tersebut sering dilalui kendaraan, karena menghubungkan Kota Masamba dan Kecamatan Malangke.

Akibat tidak mendapat perhatian serius dari Pemkab Lutra, pada Jumat (8/6/12) satu mobil dum truk yang melintas diatas jembatan darurat tersebut, terpaksa terjun bebas kedalam sungai.

Ketua Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Lutra, Rahmanuddin menyayangkan sikap yang diperlihatkan pemerintah yang sangat lamban dalam penaganan sejumlah bencana yang terjadi di Lutra, seperti sejumlah jembatan putus saat banjir sampai saat ini belum juga diperbaiki.

“Pemkab Lutra terlalu lamban memperbaiki sejumlah sarana yang rusak akibat banjir, akibatnya satu mobil truck terjatuh ke sungai. Untungnya tidak ada jatuh korban pada kejadian itu,” kata Rahmanuddin.

Menurutnya Pemkab Lutra seharus sensitif dalam menagani masalah bencana banjir dengan bertindak cepat untuk memperbaiki sejumlah sarana pra sarana yang rusak.

“Jangan nanti ada korban jiwa, pemerintah baru mau turun melakukan penanganan bencana alam. Jangan tambah penderitaan masyarakat yang terkena bencana dengan masalah baru yang timbul karena ketidakpedulian Pemkab. Apalagi di jembatan darurat banyak warga yang  melakukan pemungutan uang bagi kendaraan yang melintas. Bila hal ini dibiarkan berlarut-larut rawan akan menimbulkan gejolak horisontal,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutra, Andi Eviana, mengatakan, Pemkab Lutra telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan terhadap sejumlah bencana yang terjadi di Lutra,  baik itu korban banjir, dan putusnya sejumlah insfrastruktur seperti jalan dan jembatan.

“Hanya saja, penangan bencana seperti jembatan putus, itu harus melalui prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan,  seperti proses administrasi harus dilakukan. Jadi saat ini, untuk jembatan tersebut, masih dalam proses administrasi dan insyaallah sudah akan selesai, karena kita memiliki dana tanggap darurat,”  ungkap Evi sapaan akrab mantan asisten I Pemkab Lutra ini. (K15/D)

Komentar