oleh

Mega Hanya Titip Salam ke Ilham

Editor : rakyat-admin-Berita, HL-

Demokrat: Ilham Tidak Butuh Salam, tapi Rekomendasi

 

RAKYAT SULSEL — Diam-diam Ketua Umum  DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri mengikuti perkembangan Pilgub Sulsel. Puteri presiden pertama RI, Soekarno itu sempat berkunjung ke kantor DPP PDIP Jalan Lenteng Agung, saat Ilham Arief Sirajuddin, diuji kelayakan, Kamis (7/6) kemarin. Sayangnya, Mega buru-buru, sebab harus menjenguk kembali suaminya, Taufik Kiemas yang sedang dirawat di rumah sakit. Namun, Mega sempat menitip salam untuk Ilham melalui Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Tjahyo Kumolo.

Menanggapi salam dari Megawati, juru bicara Partai Demokrat, Syamsu Rizal optimistis salam Mega itu bisa diinterpretasikan kemana-mana. Namun, pihaknya optimistis menggambarkan salam itu sebagai sebuah sinyal untuk memberikan rekomendasi ke Ilham dan itu menandakan ada perhatian langsung dari Ketua Umum PDIP. “Sebetulnya bukan hanya salam yang dibutuhkan, tetapi sebuah rekomendasi,” harap pria yang akrab disapa Ical ini kepada Rakyat Sulsel, malam tadi.

Ilham memaparkan visi misinya untuk Sulsel, juga komitmennya untuk mensejahterakan rakyat di hadapan pengurus DPP PDIP, antara lain, Tjahyo Kumolo (Sekjen DPP PDIP), Hamka Haq (Ketua DPP PDIP Bidang Kerohanian), Mindo Sianipar (Ketua DPP Bidang Pertanian, Perikanan dan Kelautan), dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Sidarto.

Ilham mengaku cukup optimis untuk bisa mengendarai partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Soalnya, Tjahyo mengungkapkan kepada Ilham bahwa mereka memang mencari kemenangan, namun, tidak memprioritaskan hasil survei tertinggi saat ini. Tapi melihat perkembangan elektabilitas.

Kepada Tjahyo, Ilham memaparkan hasil survei terakhir dari LSI, di mana tingkat elektabilitasnya meningkat dari 24 persen ke 32 persen. Selain itu, survei LSI sebut Ilham juga menunjukkan, perbedaan popularitas mereka tinggal 19 persen, meski Syahrul masih di atas. “Kalau untuk popularitas, memang wajar kalau beliau di atas, soalnya kan sudah empat tahun beliau jalan,” ujar Ilham kemarin.

Ilham juga mengungkapkan, dirinya juga memiliki sejarah kebersamaan dengan PDIP. Pasalnya,  PDIP juga merupakan salah satu partai pengusung dirinya maju sebagai Wali Kota Makassar bersama Supomo Guntur.  “Jadi saya cukup optimislah untuk bisa kembali bersama partai ini (PDIP, red),” ujar Ilham.

Sekjen DPP PDIP, Tjahyo sendiri mengungkapkan, hasil perbincangan dengan dua figur yang melamar di PDIP tersebut, telah direkam dan akan diperdengarkan kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri. Hasil pembicaraan tersebut, akan ditelaah bersama dengan hasil survei, juga masukan dari pengurus DPD PDIP Sulsel.

Pengurus DPD PDIP Sulsel yang terdiri dari Sekretaris Umum, Rudi Pieter Goni, Putra Kapoyos, Iqbal Arifin, serta Andi Ansari Mangkona, juga sudah memberi masukan kepada DPP PDIP. Namun, Rudi enggan untuk membuka hasil pembicaraan mereka. “Itu rahasia dong, tidak bisa kami buka di media,” jelasnya.

Namun sebelumnya, Tjahyo menuturkan, salah satu yang akan dibahas dalam pleno nantinya adalah penurunan suara PDIP di Sulsel. Meski Tjahyo mengatakan bahwa itu bukan tanggung jawab dari calon, namun, komitmen untuk membantu mendongkrak suara PDIP di Sulsel juga menjadi pertimbangan utama. “Tentunya Pemilu dan pemilihan legislatif 2014 mendatang, tetap juga menjadi pertimbangan kami,” ujar Tjahyo. (R9-fmc/D)

Komentar