oleh

Golkar Diperkuat Koalisi Partai Non Parlemen

Editor : rakyat-admin-Daerah-
Anggota Koalisi Partai Non Parlemen usai menggelar silaturrahmi dengan bakal calon Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi, Kamis (7/8).

RAKYAT SULSEL — Bakal calon Bupati Bone yang diusung Partai Golkar Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, terus mendapat tambahan kekuatan.

Setelah Partai Perasuan Pembangunan (PPP) memberi sinyal akan mendukung Fahsar, kini koalisi partai non parlemen juga memberikan sinyal yang sama, memberi dukungan pada Fahsar.

Di Kabupaten Bone terdapat 26 partai non parlemen dan 24 diantaranya, Kamis (7/6) menggelar silaturrahmi dengan Fahsar di Posko Pemenangan calon Bupati Bone, Fahsar-Ambo Dalle di kediaman Andi Mappanganro, Jalan Sambaloge, Watampone, Kabupaten Bone.

Dari 26 partai non parlemen tersebut, dua partai yang belum menyatakan sikap adalah Partai Gerindra dan Partai Kedaulatan. “Kita belum menentukan pilihan. Kedatangan kami ini dalam konteks hubungan silaturrahmi,” ungkap sekertaris partai non parlemen Ajhur Polongan.

Sebagai Ketua Partai PKNU Ajhur menjelaskan, partai koalisi non parlemen telah membangun komitmen untuk menunjuk salah satu calon untuk diusung dalam pilkada nanti. Ia juga menyebutkan, pihaknya masih membuka pintu untuk calon lainnya sehingga tidak menutup kemungkinan calon lain dapat membangun komunikasi dengan partai koalisi non parlemen.

“Harapan kami agar calon yang ada, dapat membangun Bone lebih baik dan membentuk masyarakat sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua koalisisi non parlemen Khaeril Anwar Heri, bersama penasehat koalisi non parlemen H. Ismail Tahir mengatakan, kalau dari dulu hanya Andi Fahsar yang selalu intens melakukan komunikasi dengan koalisi ini. Bahkan pada Pemilihan Bupati Bone yang lalu Fashar juga sudah diusung koalisi ini, meski kalah.

“Pengalaman pada pemilihan lalu akan jadi pelajaran berharga bagi kami. Karenanya,  pada pemilihan bupati kali ini, kita akan melakukan perbaikan setelah melakukan evaluasi kekalahan yang lalu,” ungkap Khaeril Anwar Heri.

Andi Fahsar sendiri menyambut partai koalisi non parlemen dengan baik. Ia juga menjelaskan, bahwa partai ini harus memiliki komitmen untuk melangkah bersama mengisi ruang dalam pemilukada nanti. Menurutnya, Partai non parlemen dan parlemen memiliki kedudukan yang sama dala pemilukada, karena merupakan momen untuk menampilkan partai dengan tujuan membangun Bone lebih baik.

“Bergabungnya koalisi partai non parlemen ini maka akan membuat koalisi Golkar semakin kuat dan kukuh. Partai politik yang ada di non parlemen sangat penting karena partai juga memiliki perolehan suara yang banyak pada pemilu lalu. Jadi tentu kita berharap agar kiranya koalisi partai ini secepatnya menyatakan sikap karena akan dialkukan pendeklarasian,” ujar Fahsar.

Fahsar juga menambahkan, sangat disayangkan jika ada partai yang tidak memberi dukungan pada pemilhan bupati nanti, karena partai yang cerdas dan mapan dalam berorganisasi tentu dapat menentukan sikap dengan memberikan dukungan terhadap siapa kandidat yang berpotensi untuk menang. “Hampir semua calon ingin perubahan di Bone sehingga sebagai pelaku demokrasi kita perlu memberikan pengertian kepada masyarakat,” ungkap Fahsar.

Fahsar bahkan mengatakan, memperbaiki Bone memang tidak gampang, karena disisi lain, harus menerobos adat dan tradisi yang dijunjung tinggi masyarakat sehingga sebagai pemerintah kita harus memperlihatkan kinerja dan kualitas pemerintahan Bone kepada masyarakat.

“Agar Bone bisa lebih baik, maka berikanlah pekerjaan pada yang ahli di bidangnya. Kita harus konsisten melaksanakan program yang betul-betul memihak atau bersentuhan langsung dengan masyarakat, dengan semua pihak, karena Bone tidak hanya adsa untuk pembangunan infrastruktur,” ungkap Fahsar.(K19/D)

Komentar