oleh

Ada Indikasi Pidana Dalam Pembongkaran Makassar Mall

Editor : rakyat-admin-Berita, HL-

Dewan Minta Pemkot Terus Berkordinasi

 

Nasran pihak PT Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR) ngotot untuk melakukan pembongkaran bangunan Makassar Mall pasca kebakaran tahun lalu, maka itu bisa jadi terindikasi ada unsur pidana umum di dalamnya.

RAKYAT SULSEL – Jika Pihak PT Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR) ngotot untuk melakukan pembongkaran bangunan Makassar Mall pasca kebakaran tahun lalu, maka itu bisa jadi terindikasi ada unsur pidana umum di dalamnya. Ketua Komisi C bidang Pembangunan, Nasran Mone, mengungkapkan, bahwa unsur pidana yang dimaksud karena ada upaya pengrusakan terhadap aset pemerintah Kota.

“Dasar hukum apa yang akan di pakai oleh pihak PT MTIR untuk membongkar bangunan makassar mall jika belum ada Kesepakatan (MoU) antara pedagang dan pihak PT MTIR,” ungkap Nasran, Kamis (7/6) kemarin.

Olehnya itu, kata Nasran, jika pembokaran terus di lakukan maka itu disinyalir sudah melakukan tindak pidana umum karena tidak sah secara administrasi.

“Seharusnya persoalan ini domainnya Komisi C, dan pimpinan Dewan juga harus jeli melihat jika ada rekomendasi yang keluar dari komisi, jangan sampai rekomendasi yang di keluarkan itu ada keterkaitan dengan komisi lainnya di DPRD Makassar,” lanjut Nasran.

Nasran menambahkan, Kalau ini tidak bisa selesai lewat jalur komuniaksi politik,  maka persoalan ini harus di selesaikan lewat jalur hukum.

“Seharusnya Pemerintah Kota juga harus jeli melihat permasalahan ini, dan selalu konfirmasi ke dewan setiap saat. olehnya itu ketika menempatkan orang pada posisi tertentu haruslah sesuai, karena kalau tidak maka akan terjadi miskomunikasi. Disini yanga salah adalah pelaksana teknis di Pemkot Makassar,” katanya.

Ketua Komisi C bidang pembangunan, Nasran Mone menilai bahwa persoalan pembangunan Makassar Mall pasca kebakaran sebaiknya di buatkan Panitia khusus (Pansus) di DPRD Makassar, karena ini melibatkan seluruh komisi.

Sementara itu, anggota Komisi C laininya, Imran Tenritata mengatakan, sebelumnya pihak komisi sudah berkordiansi dengan pihak dinas terkait untuk meminta laporan terkait hasil investigasi pasca kebakaran di makassar mall.

“Kami pernah melakukan proses terkait persolan ini, dan sampai saat ini, komisi C belum pernah mengeluarkan rekomendasi apapun itu mengenai persoalan ini. Seharusnya pemerintah Kota yang intens berkomuniaksi kepada pihak Dewan, solusinya seperti apa?,” tutupnya.(RS1/RS6/dj/D)

 

Komentar