oleh

Petar : Manajemen Keliru Tak Bayar Gaji Koordinator Medis

Editor : rakyat-admin-Olahraga-

RAKYAT SULSEL — Keputusan Dr. Indra Chuady mundur dari tim Medis PSM Makassar ikut disesalkan oleh pelatih PSM Makassar, Petar Segrt. Menurutnya, Indra adalah Dokter yang baik, dia tidak seharusnya mendapat perlakuan seperti ini dari Manajemen PSM.

“Saya juga tidak mengerti kenapa Manajemen tidak memberikan gajinya, padahal dia (Indra) juga butuh uang. Saya harap dia bisa mendapatkan yang terbaik, karena ini juga untuk masa depannya,” ungkap Petar lewat pesan singkatnya, kemarin.

Indra bergabung dengan PSM sebagai koordinator tim medis sejak November 2011 lalu. Ia terpaksa memutuskan kontrak dengan tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur Juni ini karena gaji belum dibayar selama tiga bulan.

Imbasnya, Andi Oddang dkk melawat ke Padang melawan Semen Padang FC pekan lalu tanpa didampingi tim medis, termasuk Rudi Latief, anggota Medis. Bahkan saat stopper asal Chili, Cristian Febre tidak mendapat pertolongan pertama saat pingsan di ruangan ganti stadion H. Agus Salim.

Tim medis PSM, Rudi Latif menilai, meskipun Indra mundur, dia tetap akan mendukung tim Juku Eja walau sudah di luar tim. “Saya pikir, kita masih bisa konsultasikan ini dengan Indra. Meski dia sudah di luar tim, saya yakin dia masih akan mendukung tim dari luar,” tutur Rudi.

Indra sendiri mengungkapkan, jika dirinya sangat bangga pernah menjadi bagian dari PSM dan menyelipkan harapan buat Pasukan Ramang. “Semoga periode mendatang PSM bisa lebih maju dan bisa jadi juara,” harap Indra. (RS3/AKu/D)

Komentar