oleh

Judas Mundur Jika Palopo Disclaimer

Editor : rakyat-admin-Daerah, HL-
Calon walikota palopo judas dan marjono

RAKYAT SULSEL – Calon Walikota Palopo, HM Judas Amir, dua pekan terakhir intens melakukan diskusi dengan organisasi dan kelompok yang dikenal kritis dalam rangka sharing pendapat soal penataan pemerintahan di Kota Palopo ke depan.

Setelah melakukan diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Judas Amir kembali menggelar diskusi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo, bertempat di Warkop Poenam, kemarin.

Diskusi dipandu Marjono, Ketua Partai Gerindra Palopo, yang tak lain adalah salah satu partai pendukung HM Judas Amir dalam Pilwali Kota Palopo mendatang.

Fadli salah seorang pengurus HMI dari komisariat Uncokro Palopo, mewanti-wanti HM Judas Amir untuk tidak ‘menggadaikan’ Palopo sebagai kompensasi menyusul cost politik yang dikeluarkan selama proses Pilwalkot berlangsung.

“Sebagaimana pengalaman Pilkada di sejumlah daerah, kandidat terpilih biasanya berupaya mengembalikan dana yang dikeluarkan selama proses Pilkada, sehingga membuat pembangunan yang seharusnya menjadi prioritas menjadi carut marut. Jangan sampai ini terjadi juga ketika ayahanda HM Judas Amir terpilih,” tandas Fadli.

Menanggapi hal tersebut, Judas menegaskan soal discalaimer yang dialami Pemerintah Kota Palopo beberapa kali, tak akan terjadi saat dirinya tampil sebagai orang nomor satu di Palopo. Bahkan di hadapan elemen mahasiswa Islam di Palopo itu, Judas berkomitmen bahwa bila dirinya memimpin Palopo lalu terjadi disclaimer, akan mengundurkan diri.

“Catat ini bila tahun pertama saya memimpin Palopo dan terjadi disclaimer, maka saya akan mengundurkan diri. Silakan saja elemen masyarakat yang akan membuat kontrak politik dengan saya. Jadikan itu sebagai salah satu pointnya,” tegas Judas. (K14/D)

Komentar