oleh

50.000 Meteran Listrik di Makassar Akan Ditera Ulang

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, akhirnya sepakat untuk melakukan tera ulang meteran listrik yang belum terstandarisasi. Kepala Disperindag Sulsel, Irman Yasin Limpo, mengatakan, pihak PLN siap menarik dan mengganti dengan meteran yang baru.

“Kami sudah deal dengan PLN. Mereka siap menarik dan mengganti dengan meteran baru,” kata Irman, Rabu (6/6).

Ia mengungkapkan, standar meteran listrik yang harus diganti atau ditera ulang adalah yang pemakaiannya telah 7 tahun. Total secara keseluruhan di Sulsel, ada 1 juta meteran yang akan harus ditera ulang. Tetapi, untuk tahun ini, tera ulang hanya akan dilakukan pada 50.000 meteran listrik di Makassar.

“Sisanya, akan diperbaiki dan diganti secara bertahap. Ini untuk wilayah Makassar saja,” ujarnya.

Irman mengatakan, saat ini, Unit Pelaksana Teknis Dinas Metrologi Disperindag Sulsel, sudah mulai melakukan tera ulang terhadap meteran listrik di Makassar. Biayanya Rp50.000 per meteran listrik.

“Sekarang sudah mulai jalan dan dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.

Kewajiban tera ulang terhadap meteran listrik, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Tera ulang harus dilakukan untuk memastikan standarisasi alat agar tidak merugikan konsumen. (RS5/C)

Komentar