oleh

HPM Bangun Pabrik Baru Di Karawang

Editor : rakyat-admin-Ekonomi & Bisnis-

Kapasitas Produksi 180 Ribu Unit Per Tahun

RAKYAT SULSEL — PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi merealisakan pembangunan pabrik keduanya di daerah Karawang Jawa Barat

dengan nilai investasi Rp3,1 triliun, Senin (4/6).
Pabrik kedua dari HPM ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi mobil Honda di Indonesia. Saat ini kapasitas

produksi mencapai 60 ribu unit setahun. Dengan berdirinya pabrik kedua itu, maka kapasitas pro­duksi akan meningkat 180 ribu

unit per tahun. Pabrik dengan luas 95 ribu meter persegi ini siap digunakan pada 2014.

President, Chief Executive Officer and Representative Director Honda Motor Ltd Takanobu Ito mengatakan, Indonesia merupakan

salah satu pasar penting di kawasan Asia. Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi besar penjualan Honda.
“Pabrik baru ini dibangun untuk memenuhi permintaan konsumen akan produk Honda yang terus meningkat, seiring dengan

pertumbuhan industri otomotif di Indonesia,” katanya melalui rilisnya.

Menurut Ito, pabrik kedua tersebut telah memproduksi modelmodel andalan di Indonesia. Model tersebut seperti Honda Jazz,

Honda CR-V dan Honda Freed. Pabrik ini juga memiliki fasilitas produksi seperti stamping, press, welding, painting,

assembling, vehicle quality, road test, car pool dan engine plant. “Pabrik Honda ini akan mempekerjakan sekitar 2.000 sampai

5.000 karyawan baru. Rencananya, pabrik baru ini akan memproduksi model baru seperti Honda Brio,” ujarnya.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy, mengatakan, selain pembangunan pabrik pihaknya juga akan

meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dari produk-produk Honda, khususnya Brio. Saat ini, TKDN produk Honda

mencapai 50-60 persen, dengan adanya pembangunan pabrik serta produksi Brio local content bisa meningkat hingga 80 persen.
Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin),

Budi Darmadi, meminta HPM memperhatikan pengembangan Research and Development (R&D). Dengan pengembangan R&D, orang Indonesia

pada akhirnya dapat menguasai industri kendaraan bermotor roda empat secara utuh.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia baik di pabrik maupun di bengkel, diharapkan terus dilakukan agar meningkatkan

keunggulan kompetitif industri nasional biar dapat bersaing di tingkat ASEAN dan Internasional. (dul)

Komentar