oleh

DPRD Palopo Pertanyakan Dana Penyertaan Modal Rp4 M

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL – DPRD Kota Palopo mendesak Perushaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat agar merealisasikan proyek instalasi air dengan menggunakan dana penyertaan modal sebesar Rp4 miliar. Pasalnya, dana penyertaan modal yang disetujui melalui rapat paripurna DPRD tahun 2011 lalu hingga kini belum ada kegiatan fisiknya.

Akibatnya, anggaran daerah yang seharusnya mempercepat pembangunan daerah terhambat hanya gara-gara Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang belum direalisasikan.

Ketua Komisi II DPRD Palopo, Alfri Jamil mempertanyakan sejauh mana realiasasi dana penyertaan modal itu. “Bahkan, sejak disetujui DPRD, dana penyertaan modal langsung diproses dan ditransfer ke rekening PDAM. Kalau memang ada kendalanya, kami akan memanggil apa masalahnya,”ujar Alfri kepada Rakyat Sulsel, Selasa (5/6) kemarin.

“Pemberian dana ini merupakan MoU Pemkot dengan pemerintah pusat perihal pembangunan intalasi air. Pemerintah pusat sudah merealiasikan kegiatan fisik dengan anggaran Rp15 miliar tahun 2009. Jadi, Pemkot dan DPRD akan menganggarkan tahun 2013-2014 dengan sisa dana penyertaan modal yakni Rp4 miliar,”jelas Alfri, legislator PDIP itu.

Sementara itu, Dirut PDAM Kota Palopo Yasir mengakui kegiatan fisik belum dilakukan karena masih menunggu rampungnya AMDAL pada lanjutan proyek tersebut. Namun, dia mengaskan tahun ini akan diupayakan kegiatan sudah bisa dilakukan sehingga instalasi air secepatnya dinikmati masyarakat.

“Kita masih menunggu selesainya Amdal. Kami juga terbebani dengan anggaran Amdal karena dana penyertaan modal tidak masuk untuk anggaran Amdalnya,” kata Yasir.(K14/dj/C)

Komentar