oleh

BI Rangsang Pelajar Minati Keuangan dan Perbankan

Editor : rakyat-admin-Ekonomi & Bisnis-

Gelar Olimpiade Perbankan 2012

RAKYAT SULSEL — Dalam rangka meningkatkan minat masyarakat khususnya pelajar untuk mengetahui lebih jauh mengenai keuangan dan perbankan. Bank Indonesia (BI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta perbankan nasional menyelenggarakan Olimpiade Perbankan 2012, yang digelar di kantor Perwakilan Bank Indonesi Wilayah I (Sulawesi, Maluku, dan Papua), Selasa (5/6) kemarin.

Kegiatan ini diikuti 20 SD dan 20 SMP se-Kota Makassar, pemenang pertama untuk daerah Makassar, baik SD maupun SMP akan bertanding di tingkat nasional untuk memperebutkan Piala Olimpiade Perbankan 2012 di Jakarta 26 Juni mendatang.
“Guna merangsang daya tarik generasi muda terhadap dunia perbankan dan memberikan edukasi kepada mereka, kita harus memberikan ruang dan wadah untuk menyalurkan bakat dan pemahaman mereka dengan membuatkan kegiatan olimpiade perbankan ini. Semoga dengan kegiatan ini kesadaran menabung generasi muda kita bisa tumbuh, sehingga mereka bisa paham bagaimana mengatur keuangan yang baik dan mampu mensejahterakan hidupnya dan orang lain,” ungkap  M Zaeni Aboe Amin, Senior Advisor Bank Indonesia.

Olimpiade Perbankan yang mengambil tema “Ayo ke Bank, Cerdaskan Bangsa” ini merupakan salah satu pelaksanaan program edukasi masyarakat sebagai salah satu pilar program financial inclusion, agar masyarakat lebih memiliki gambaran mengenai keuntungan dan risiko dari berbagai produk, yang ditawarkan oleh perbankan.
“Kegiatan edukasi ini juga merupakan salah satu bentuk perlindungan konsumen karena masyarakat yang terdidik secara keuangan akan dapat memproteksi diri serta memiliki bargaining power yang lebih seimbang dengan penyedia jasa keuangan. Di sisi lain peningkatan edukasi akan mendorong masyarakat untuk menginklusikan diri dalam aktivitas keuangan dan perbankan yang menjadi salah satu tujuan program financial inclusion,” jelasnya.

Bank Indonesia berharap melalui kegiatan Olimpiade Oerbankan 2012, dapat terjaring bibit-bibit calon agen masyarakat terdidik secara keuangan yang dapat berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia. (RS10/dul/C)

Komentar