oleh

Lagi-lagi, Hanura Alergi Uang Mahar

Editor : rakyat-admin-Berita, HL-

IA Oke Hadir, Rudi Belum Konfirmasi

RAKYAT SULSEL–Partai Hati Nurani Rakyat atau disingkat Hanura benar-benar mengedepankan hati nurani dalam mengeluarkan rekomendasinya di Pilgub Sulsel 2013 nanti. Partai besutan purnawirawan (TNI) Wiranto itu alergi dengan uang mahar alias uang tanda jadi untuk mendukung kandidat, baik itu ke pasangan Ilham-Aziz (IA) ataupun Rudi-Nawir (Garuda).
Penegasan “Hanura Not For Sale’ itu kembali diutarakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Akbar Faisal saat berada di Makassar, kemarin. Poltisi senayan itu hadir di Makassar untuk membuka rapat koordinasi penguatan struktur partai di Hotel Boulevard, Panakukang. Kegiatan partai ini juga sekaligus akan mendengarkan visi misi kandidat yang ingin menggunakan pintu Hanura di Pilgub Sulsel. Seperti diketahui, dua kandidat Ilham dan Rudi telah mendaftar di Partai Hanura. Keduanya dijadwalkan akan memaparkan visi-misinya, Selasa (5/6) hari ini.
“Kalau ada kader yang mencoba menjual Hanura dengan mengedepankan mahar atau dana cost Pilkada untuk kandidat yang akan maju pada Pemilukada, saya sendirin yang akan hajar dia,” ancam anggota Komisi II DPR RI itu di depan kadernya.
Di mata Akbar, Partai Hanura tidak mengenal namanya uang mahar maupun dana cost pilkada. Karena Hanura merupakan
partai politik yang mewakili aspirasi masyarakat dalam kepentingan politiknya. Hanura merupakan partai politik yang hadir karena kepentingan hati nurani rakyat dan bukan sekedar partai yang menginginkan materialistis belaka saja. “Silahkan saja tanya pada kandidat yang mendaftar di Hanura, apakah Hanura pernah meminta dana cost pilkada,” ulangnya lagi.
Namun, pernyataan Akbar Faisal tersebut berbeda dengan pernyataan Koordinator Wilayah Sulselbarteng Partai Hanura, Chareruddin yang menyatakan, kalau mengenai dana cost politik, tak dapat dipungkiri, di partai mana saja pasti ada. Tapi, mengenai besaran dana cost pilkada yang diinginkan saaat ini dirinya belum mengetahui berapa dananya. “Saya belum tahu berapa besaran anggarannya. Semua masalah dana cost pilkada itu urusan DPP dan bukan menjadi kewenangan saya sebagai Korwil.” akunya kepada Rakyat Sulsel, kemarin.
Dirinya sebagai Korwil, lanjut Chaeruddin, cuma akan mengurusi masalah konsolidasi partai dan penguatan sistem partai saja, serta mengarahkan kader agar tidak pernah mau melakukan konflik. “Saat ini Partai Hanura belum mengeluarkan sikap kemana dukungan Hanura pada Pilgub akan datang. Yang jelas setelah pemaparan visi dan misi, disitulah nilai plusnya bagi kandidat yang hadir dalam pemaparan visi dan misi,” tandasnya.
Sementara itu, Koordinasi Daerah (Korda) Partai Hanura, Ambo Dalle yang ditemui usai pelaksanaan  pembekalan kader Hanura menyatakan, bahwa dari dua kandidat yang mendaftar di Hanura, baru Ilham yang menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam membawakan visi dan misinya. Sementara Rudiyanto Asapa hingga saat ini belum ada informasi mengenai kesiapannya untuk menghadiri pemaparan visi dan misinya. ” Saya tadi siang tenyakan kepada Plt (Amrullah Pase), apakah Pak Rudiyanto Asapa akan hadir?. Namun Plt menyatakan hingga malam ini (malam tadi, Red) belum ada informasinya yang menyatakan siap hadir besok,” ujarnya.
Lanjutnya, kalaupun nantinya, cuma pasangan IA yang menghadiri undangan pemaparan visi dan misi pasangan tersebut-lah yang akan direkomendasikan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi partai sebagai partai pengusung IA di Pilgub 2013.
Terpisah, calon gubernur Demokrat, Ilham Arief Sirajuddin mengaku sangat percaya diri meraih rekomendasi Partai Hanura.”Semua sudah jelas, apanya lagi yang akan dikomunikasikan?. Berhubung besok itu (hari ini, Red) pada saat pemaparan visi misi Hanura, hanya pasangan IA yang melamar. Jadi semuanya sudah jelas. Apanya lagi, kita cuma satu-satunya. Jadi, kalau begitu, sudah jelas kan,” mantapnya kepada Rakyat Sulsel saat melakukan kunjungan di TPA Antang, Senin (4/6) siang.(RS6-RS9/E)

Komentar