oleh

Empat Pasang Pendaftar Jalur Perseorang Di Takalar

Editor :rakyat-admin-Daerah, HL
Pasangan Calon yang maju lewat jalur perseorangan mulai mendaftar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar.

RAKYAT SULSEL –– Untuk bisa maju sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Takalar yang tahapan pemilihannya sudah mulai berjalan, satu pasangan calon harus bisa mengumpulkan 14.880 dukungan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Meski diharuskan mengumpulkan belasan ribu dukungan KTP sebagai syarat administrasi bagi pasangan calon, ternyata tidak jadi masalah bagi pasangan yang sudah melakukan pendaftaran di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Takalar.

Hingga pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar melalui jalur perseorangan ditutup oleh KPUD Takalar, pendaftar melalui jalur tersebut yang memasukkan berkas dukungan ke KPUD Takalar sebanyak empat pasang, yaitu Mantan Kepala Dinas Pendidikan H Abdul Gani dan Ketua PAC Gerindra Kecamatan Galesong Utara H Tombong Rani, kemudian Hj masniar Mappasawang yang juga kader Gerindra Sulsel dan H Burhan Talli, anggota TNI aktif. Disusul Pensiunan PNS Husein Sulaeman dan seorang pengacara Bachtiar dan pasangan Hasyim Daeng Lawa, Pegawai Perpajakan berpasangan H Jabal Nur yang seorang Hakim.

Dari keempat pasangan yang mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar tersebut sepasang diantaranya, Husein Sulaeman dan Bachtiar oleh Ketua KPU Takalar Faizal Amir masih diminta melengkapi berkas dukungannya karena baru mampu mengumpulkan sebanyak 17.123 KTP. “Jadi, ini masih butuh dilengkapi hingga cukup 14.880 KTP. tim verifikasi di KPU memberi kesempatan melengkapinya dalam kurun waktu 24 jam,” tegas Faizal.(K2/not/c)

Komentar