oleh

Ilham Tutup Rapat Pintu Calon “Mission Impossible”

Editor : rakyat-admin-Berita, HL-

Sudah Pastikan Dukungan PKS dan Hanura 80 Persen

RAKYAT SULSEL–Calon Gubernur Sulsel dari Partai Demokrat (PD), Ilham Arief Sirajuddin semakin PeDe (percaya diri) menghadapi pertarungan Pilgub, 2013 mendatang. Pasalnya, Ilham yang tak lain adalah Wali Kota Makassar dua periode itu, kini mendapat amunisi baru. Ya, Ilham bakal menggaet dua partai besar; PKS dan Hanura.
Nah, jika betul Ilham merangkul dua partai besar itu sebagai koalisi, maka itu sekaligus menutup rapat pintu calon “mission impossible” Rudianto Asapa melalui jalur politik. Bahkan, satu saja dari dua partai itu yang merapat ke Ilham, pintu Rudi melalui kendaraan partai politik sudah bisa dipastikan habis.
Ilham Arief Sirajuddin yang ditemui Rakyat Sulsel di sela-sela pembukaan koordinasi pemenangan pemilu dan pemilukada Provinsi Sulsel di Hotel Singgasana mengatakan, saat ini, DPD Partai Demokrat telah mengajukan permintaan bantuan ke DPP untuk melobi semua partai yang akan diajak menjadi koalisi. Dan khusus Partai Keadilan Sejhatera (PKS) dan Hanura, sudah dilakukan komunikasi. Ilham meyakini, sinyal besar sudah diberikan kedua partai tersebut.
“Sinyal yang kita dapat saat ini sudah mencapai 80 persen. Sisa komunikasi lagi sehingga genap 100 persen. Kita yakin kok, Hanura dan PKS akan menjadi koalisi saya,” tandas Ilham dengan nada pasti, kemarin.
Pria yang akrab disapa Pak Aco ini, menambahkan, Partai Demokrat (PD) akan memaksimalkan daya upaya memenangkan agenda politik di Sulsel. Dan, kata dia lagi, sudah menjadi komitmen DPP PD untuk tetap membantu melakukan lobi-lobi hingga pada pemenangan nantinya.
“Saya mendapat penegasan dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Pak  SBY, untuk menggerakkan seluruh infrastruktur partai memenangkan PD pada Pilgub Sulsel,” tandasnya.
Terkait dengan munculnya rival ketiga dalam Pilgub Sulsel mendatang, yakni Rudiyanto Asapa-Andi Nawir, Ilham mengaku tak gentar. Bahkan, Ilham mengatakan, jika Rudi-Nawir maju maka justru semakin membuka lebar peluangnya untuk menang.
Terpisah, tim pemenangan Rudiyanto, Nasrullah Mustamin, mengatakan bahwa apa yang disampaikan Ilham hanya sebatas klaim. Kata Nasrullah berargumen, sampai saat ini, baik PKS dan Hanura belum mengeluarkan rekomendasi dukungan. Ia menambahkan, tim Gerindra melalui sang ketua umum, Prabowo Subianto juga sangat intensif melakukan lobi-lobi politik kepada kedua partai itu. Sehingga, pihaknya sangat berharap, justru Rudi-lah yang berkoalisi dengan PKS-Hanura dalam even politik pemilihan gubernur Sulsel, Januari 2013.
“Saya tidak yakin kalau PKS sama Hanura sudah mengeluarkan sikap. Itu kan cuma klaim saja,” katanya, pesimistis.
Namun, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Amru Saher  yang dihubungi mengatakan, saat ini, proses keluarnya rekomendasi sudah di tangan DPP. DPW, kata dia, telah mengajukan tiga nama kandidat ke DPP untuk dievaluasi.
Amru terkesan membela Ilham. Ia mengatakan bahwa klaim yang dilakukan pihak IA  adalah hal yang wajar. Karena, semua yang menentukan adalah hasil keputusan DPP. “Kita serahkan semua ke DPP. Kalau Pak Ilham mengklaim, itu hak dia. Yang jelas, keputusan final nantinya ada di tangan DPP,” ungkapnya.
Amru juga membenarkan bahwa dari tiga kandidat yang direkomendasikan DPW PKS, Ilham-lah yang paling intens melakukan komunikasi.
Pernyataan positif tentang Ilham, juga dibenarkan Sekretaris Plt DPD Partai Hanura, Amrullah Pase saat dikonfirmasi Rakyat Sulsel, kemarin. Ia mengatakan, saat ini, DPD Hanura memang belum mengeluarkan rekomendasi.
Ia juga mengatakan, Rudiyanto saat ini belum terlihat serius untuk mengikuti pemaparan visi dan misi Partai Hanura itu. Jadi, kata dia lagi, apa yang diungkapkan Ilham terkait dukungan Hanura yang 80 persen itu, sudah tepat. Sekadar informasi, lanjut Amrullah, saat pemaparan visi dam misi, nantinya akan menghadirkan panelis yang juga pengurus DPP, antara lain; Akbar Faisal, Sarifudding Sudding, Berlian Karta Kasmita, dan Muktar Amma. “Itu akan dibuka lansung oleh Korwil Sulselbarteng, Chaeruddin Ismail,” tandasnya.
Sementara pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Firdaus Muhammad yang dihubungi tadi malam mengatakan, penegasan Ilham itu bisa menjadi strategi untuk membentuk opini publik terhadap dukungan ke IA yang semakin menguat. Namun, sebut dia, arah dukungan Hanura dan PKS, tentunya tetap berdasar pada mekanisme masing-masing partai hingga turun rekomendasi dari DPP masing-masing.
“Saya melihat progres IA cukup intens melakukan komunikasi politik untuk berkoalisi dengan PKS dan Hanura. Misalnya, Ilham telah mendaftar ke Hanura bersama Rudi dan minus SYL,” ucapnya.

Target Dua Bulan

Ilham juga menargetkan, dalam dua bulan ke depan, konsolidasi organisasi di pengurusan Partai Demokrat sampai ke lapisan desa atau kelurahan, sudah harus rampung. “Saya mengingatkan, konsolidasi organisasi harus sudah tuntas sampai pada tingkat pengurusan anak cabang bulan Juli. Dan kita juga berharap, kepengurusan pada tingkat ranting; yakni desa dan kelurahan itu sudah harus tuntas sampai Agustus nanti”, tegas Ilham.
Rakorda yang akan berlangsung dua hari ke depan ini, akan menyusun arah perjuangan dan pergerakan Partai Demokrat sampai tingkat lapis yang paling bawah. Selain itu, juga diharapkan akan lahir komitmen penjabaran program-program pemenangan yang akan dilakukan dalam upaya pemenangan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar sebagai gubernur dan wakil gubernur 2013 dan target perolehan 30 persen suara pada Pemilu 2014 yang akan datang.
Target 30 persen ini, menurut Ilham, akan lebih mudah dicapai apabila partai memiliki perangkat organisasi yang berjalan dengan baik dan bisa bersinergi dalam bekerja secara maksimal. Karena itulah, Ilham mengingatkan, salah satu agenda yang sangat strategis pada Rakorda ini yakni untuk memastikan konsolidasi sudah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan, sehingga akan selesai pada Agustus sampai kepengurusan anak ranting dan siap bekerja dan berjuang secara bersama-sama. “Apalah artinya jika kita berjuang tidak dalam perencanaan dan manajemen yang baik.
Jangan sampai energi kita terbuang dengan percuma, sementara hasil yang maksimal yang kita inginkan tidak tercapai”, tandasnya.
Oktober tahun ini, Ilham akan kembali melakukan survei guna mengukur seberapa besar elektabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan ketua-ketua DPC Demokrat di daerah masing-masing.
Karena, kata dia, salah satu instrumen penting untuk mengukur kinerja para pimpinan partai di daerah masing-masing adalah seberapa besar tingkat kepercayaan publik terhadap partai itu sejak dia terpilih. Masih kata Ilham, target perolehan suara Pemilu mendatang akan semakin mudah diperoleh apabila pada pemilihan gubernur ini bisa dimenangkan. Terlebih lagi, kata dia, Partai Demokrat telah memiliki modal 16 persen perolehan suara pada Pemilu 2009 lalu.
Karena itu, ia berharap, delapan bulan sisa waktu yang ada, betul-betul bisa dimanfaatkan untuk bekerja secara maksimal memenangkan Ilham-Aziz ke depan. (RS6)

Komentar