oleh

Omzet Amanda Brownis Rp70 Juta per Hari

Editor : rakyat-admin-Ekonomi & Bisnis-

RAKYAT SULSEL–Animo masyarakat terhadap kue brownis kukus sangat tinggi. Salah satunya brownis asal Bandung (Jawa Barat), yang ditawarkan Amanda Brownis mendapat respon yang positif dari masyarakat. Bahkan tiap saat terlihat begitu banyak antrian yang ingin merasakan lezatnya kue brownis asal Kota Kembang itu. Hal itu berdampak kepada penghasilan yang mampu diraup Amanda Brownis sejak dibuka baru-baru ini di Jl AP Pettarani.

“Antusiasme masyarakat atas kehadiran aneka pilihan brownis yang kami tawarkan sangat luar biasa. Dalam sehari saja mampu meraih omzet Rp60-70 juta. Ini merupakan hasil yang sangat fantastis, kami bersyukur keberadaan Amanda Brownis di Makassar mampu meraih simpati yang sangat besar dari masyarakat,” beber Sufri, Kepala Outlet Amanda Brownis Makassar, Sabtu (2/6).

Sufri menjelaskan, kehadiran Amanda Brownis Makassar, yang merupakan outlet pertama di Sulawesi, khususnya di Makassar, memudahkan pencinta kue brownis untuk menikmati kelezatan aneka pilihan yang ditawarkan.

“Para pecinta brownis di Makassar dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh lagi memesan dari Bandung dan Surabaya, karena Amanda Brownis sudah hadir di Makassar. Bahkan untuk melayani pelanggan kami selalu kewalahan dan stok barang kita selalu habis dan over produksi,” ujarnya.

“Adapun jenis brownis yang paling diminati atau terlaris adalah original. Ada juga kita tawarkan brownis bakar dan kering. Masing-masing memiliki ketahanan atau masa kadaluarsa berbeda-beda. Untuk brownis kukus biasanya maksimal tahan hingga empat hari. Namun untuk brownis biasa hanya tiga hari saja. Sedangkan brownies kering daya tahannya hingga satu bulan, sehingga sangat aman jika dibawa untuk perjalanan jauh,” tambahnya.

Amanda Brownis sendiri sudah menjadi merk dagang, sekaligus nama produk yang berasal dari singkatan dari kata Anak Mantu Damai. Nama tersebut ternyata berdampak positif bagi perusahaan yang mulai dirintis tahun 2000 itu. (RS10/dul/C)

Komentar