oleh

LPFI Lansir Balon Pilkada Luwu

Editor : rakyat-admin-Berita-

Figur Lama Mendominasi, Figur Baru Bermunculan

RAKYAT SULSEL –Dalam perhelatan politik, suka atau tidak suka, terjadi perebutan kekuasaan. Jika para figur muda ingin muncul, harus berani merebut dari figur lama yang sudah pasti lebih teruji dan berpengalaman.
Tak terasa pemilihan bupati dan wakil bupati Luwu  September 2013 mendatang sudah di ambang pintu. Sejumlah bakal calon (Balon) kandidat diprediksi bakal ikut  berkompetisi dalam pesta pemilihan Luwu 01 tersebut. Baik kandidat generasi muda maupun lama.
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitan Figur Indonesia (LPFI), Samsurya Puang Sanggalangi, melansir hasil survei sementara yang dilakukan oleh lembanganya. Survei ini merupakan survei yang  kedua kalinya sejak Januari silam. Hasilnya, Balon bupati dan wakil bupati Luwu mendatang masih didominasi oleh figur lama. Tetapi, figur baru dengan jiwa muda turut menjadi favorit dan mengancam figur lama.
Ada 30 Balon yang mendominasi di wilayah yang dijuluki daerah ‘Wanua Mappatuo Naewai alena’ itu.  Mereka diantaranya, Ir H Andi Mudzakkar (Bupati Luwu),H Basmin Mattayang (mantan Bupati Luwu periode 2004-2009), HM Yudas Amir (anggota DPRD Luwu), Basri Suli, Syukur Bijak Wakil Bupati Luwu), Hj Hayarna Basmin Mattayang (Ketua DPRD Luwu), H Saiful Alam (Sekda Luwu), Ansar Pandaka (staf ahli Kota Palopo, mantan sekda Luwu), dr Anton (KetuaDPC Gerindra Luwu), Patahunddin S.Ag,   DR Ilham Labbase, Drs Sahrum M.Si (Kabag Kerjasama Pemkab Luwu) Ir Tawakkal (Dirut PDAM Kabupaten Luwu), Sahrir, SH MH (Praktisi Hukum), Amsal Sampe Tondok, H Muh Nur Mattulia (anggota DPRD Luwu), H Sugiman Janong, S.Kom (Wakil I DPRD Luwu, asal Partai Demokrat),  H Husmaruddin (Wakil II DPRD Luwu, Ketua DPD PAN Luwu), Hj Hidayat Nurthalib (mantan Ketua DPRD Luwu), Andi Syaifuddin Kaddiraja (anggota DPRD Luwu asal Partai Golkar), Obe Hasrianto(anggota DPRD Luwu partai Hanura),  Hafida Rauf Basyuri ST (Anggota DPRD Luwu), H Lahmuddin (Kepala Inspektorat Luwu), H Andi Padellang SH MH (Ketua KPU Luwu),  Drs Rudi R Dappi (Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informasi Luwu), H Jamaluddin Nuhung (Asisten I Luwu),  Suaib Ramatang (Kadis KoperindagLuwu),  Boy Hasid (Direktur LSM L-30), Buhari SH (Kabag Hukum Pemkab Luwu),  Andi Iskandar S.Sos Sekretaris Kecamatan Belopa), Ir Zainal Said Sekretaris Dinas kelautan dan Perikanan Luwu), Jumardin Limpalo, ST (anggota DPRD Luwu asal Partai Demokrat).
Menurut Surya–apaan Samsurya Puang Sanggalangi, figur mlama, Andi Mudzakkar tidak dapat dipungkiri masyarakat Luwu bahwa putra legendaris Qahar MudZakkar adalah bupati yang sangat mendengar dan berbuat untuk masyarakatnya. Sejumlah sektor dibenahi dan ditingkatkan secara terus menerus, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu.
Terbukti, perekonomian di Luwu terdongkrak hingga 6,5 persen. Diantaranya, perikanan dan kelautan, pertanian, kehutanan dan perkebunan, ketahanan pangan, dan pasar. Begitupun dengan H Basmin Mattayang. Dengan sebutan ‘gila’ pembangunan, Basmin mampu menyulap Belopa dari hanya sebuah Kecamatan menjadi ibukota Kabupaten Luwu. Termasuk melanjutkan lapangan Bandara Lagaligo Bua. Saat ini dinikmati oleh warga masyarakat Luwu dan sekitarnya. Selain itu, dia juga membangun sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) serta infrastruktur lainnya.
Hayarna Basmin menjadi  figur pilihan masyarakat karena merupakan  salah satu sosok yang dinilai masyarakat telah teruji pada saat sebagai Ketua TPKK 2004-2009 lalu mendampingi sang suami tercintanya tanpa mengenal lelah. Saat ini kembali menjadi Ketua DPRD Luwu periode 2009-2014. Ada lagi figur baru, Syaiful Alam, dimana beliau memiliki kemampuan tinggi dalam manajemen untuk mengelola birokrasi. Tak heran jika disebut pamong praja senior. Merintis karier dari honorer hingga jabatan Sekda.
Begitupun dengan Patahuddin S Ag. Meskipun figur muda, tetapi kepiawaiannya dalam beradaptasi dengan masyarakat cukup tinggi. Dimana Patahuddin dikenal dengan kepribadian yang sangat peduli sesama. Terbukti salah satunya, pada bencana banjir di Larompong dan Suli, ikut merasakan penderitaan yang dialami masyarakat dengan menyalurkan bantuan.
Seperti halnya dengan H Nur Mattulia yang juga memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sebut diantaranya pada beberapa waktu lalu, ia membayarkan warga di Kecamatan Suli harga beras miskin (Raskin). Tak tanggung-tanggung anggota DPRD ini mengocek kantong hingga Rp 12 juta lebih.
Figur baru juga muncul dari Suaib Ramatang. Beliau dikenal sukses dalam menahkodai Dinas Koperasi dan Perdagangan Luwu sejak beberapa tahun terakhir ini. Sejak di Koperindag sejumlah pembangunan sektor ekonomi dan Koperasi dibenahinya. Dan terus berkembang hinngga saat ini.  Seperti sejumlah pasar ditingkatkan statusnya.
Ada juga, HM Yudas Amir dengan sebutan tokoh yang tampil dalam membela kebenaran.Tokoh pemberani yang juga sekaligus guru berdemokrasi. Sementara Sahrum masuk balon karena ia merupakan figur heterogen. Selain itu, dia juga merupakan sosok yang piawai dalam lingkungan keluarga sekaligus cindra mata keluarga besarnya.
Begitupun dengan Ir Tawakkal, dengan kerja keras dibidang air bersih. Saat masyarakat mulai menyebutnya sekaligus mendorong untuk maju pada Pilkada Luwu mendatang. Apalagi, Tawakkal merupakan tokoh yang menurut sebagian masyarakat adalah tokoh yang sangat dibutuhkan di masa mendatang.
Surya melanjutkan dari 29 balon bupati dan wakil bupati 2013 mendatang sampai saat ini sudah muncul nama-nana terfavorit, seperti; Andi Mudzakkar, Basmin Mattayang, HM Yudas Amir, Basri Suli, Hj Hayarna Basmin Mattayang, Syukur Bijak, Patahuddin S.Ag, H Muh Nur Mattulia, Amsal Sampe Tondok dan Sahrum.(rul)

Komentar