oleh

SPMT Ganda, SKPD Dicurigai Manipulasi Data

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Kepala BKD: Saya Tidak Tahu

RAKYAT SULSEL –Pembayaran kekurangan gaji Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pengangkatan Tahun 2006, 2007 dan 2008, yang belum terbayarkan hingga saat ini, kembali menemui kendala. Pasalnya, Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) disejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan jadi dasar pembayaran, diterbitkan ganda.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pinrang, A. Rudi yang ditemui mengatakan, dirinya tidak mengetahui hal tersebut. Rudi mengaku, dirinya belum menjabat Kapala BKD saat surat itu diterbitkan.
“Saya tidak tau, masalah ini, karena pada saat itu saya belum menjabat waktu itu,” ungkap Rudi, Jumat (1/6) kemarin.
Rudi menambahkan, hingga saat ini, dirinya baru menjabat jabatan sebagai kepala BKD baru memasuki bulan ke-3. “Saya baru tiga bulan menjabat, sehingga saya tidak mengetahui hal itu,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD), Islamuddin mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pembayaran. “Kami siap membayar kekurangan gaji tersebut,” kata Islamuddin.
Disinggung soal SPMT yang ganda, Islamuddin mengatakan, pihaknya hanya akan memproses SPMT yang diterima dari SKPD. “Terkait adanya SPMT ganda, itu kita tidak tahu. Pastinya, kita hanya berpatokan data dari SKPD masing-masing,” jelaasnya.
Terpisah, Direktur eLSSIK Pinrang, A. Sugiarti kepada Rakyat Sulsel mengatakan, hampir semua SKPD mengeluarkan SPMT ganda dan terkesan tidak jelas hitungan masa pengabdian dari para pegawai tersebut.
“Ini bisa saja ada manipulasi data didalamnya, dalam SPMT tersebut juga tidak dijelaskan masa pengabdian dari pegawai CPNS, dan ini hampir terjadi disemua SKPD,” jelasnya.
Sugiarti meminta pemerintah untuk memperjelas SPMT yang sekarang ada, karena dirinya menilai ini salah satu bentuk manipulasi. “Pemerintah harus memperjelas SPMT yang mana yang harus dibayarkan, masa pengabdiannya juga harus dicantumkan dengan jelas,” pungkasnya. (K8/dj/C)

Komentar