oleh

Miranda Senyum Ditahan

Editor :rakyat-admin-Berita, HL

Ingin Langsung Disidang

RAKYAT SULSEL — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Miranda Swarai Gultom usai menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia 2004. KPK berjanji akan menuntaskan kasus ini, tidak hanya sampai pada Miranda. Tetapi sampai hari ini KPK belum menemukan bukti yang cukup untuk menjerat pihak yang diduga sebagai penyandang dana penyuapan cek pelawat senilai Rp24 miliar itu.
Setelah menjalani pemeriksaan hampir delapan jam, Miranda langsung digiring ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK dan tersenyum di depan wartawan kala memberikan keterangan. Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Januari 2012, ia baru diperiksa satu kali untuk kasus ini. Sebelumnya ia pernah dimintai keterangan namun terkait dengan penyelidikan kasus bail out Bank Century.
Wakil Ketua KPK Zulkarnaen menjelaskan, Miranda akan ditahan selama dua puluh hari. Miranda dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.
Miranda Swaray Goeltom berharap proses hukum yang saat ini ditangani oleh KPK bisa berjalan dengan cepat dan segera naik ke persidangan. Hal itu, supaya terdapat kejelasan hukum dan tidak menimbulkan pertanyaan kepada semua pihak. “Oleh karena itu saya ingin menyampaikan kepada saudara-saudara, saya yakin tim eksekusi yang sangat profesional, KPK juga akan memproses segera,” kata dia usai menjalani pemeriksaan yang berujung penahanannya di Gedung KPK, Jakarta (Jumat,1/6). Dijelaskannya, hal itu juga dimaksudkan agar penahanan terhadap dirinya tak terlalu berlangsung lama.
“Sehingga saya segera mendapatka kepastian hukum. Mari kita doakan bersama,” tandasnya.(jpnn)

Komentar