oleh

AUHM Kecewa terhadap dewan “Kenaikan Pajak Hiburan”

Editor : rakyat-admin-Berita-

RAKYAT SULSEL – Asosiasi usaha hiburan Makassar (AUHM) tidak terima terhadap proses rancangan peraturan daerah mengenai tarif pajak untuk usaha hiburan Malam yang dirasakan tidak berpihka kepada pengusaha.

Menurut ketua AUHM, Zulkarnaen Ali naru,  dari awal rancangan peraturan daerah tentang tarif pajak usaha hiburan malam pidaknya tidak pernah di libatkan.”Kami ini adalah pelaku usaha dan punya kepentingan terhadap perda tersebut, jadi kami sangat sesalkan pihak DPRD Kota Makassar dan Pemerintah Kota Makassar tidak melibatkan kami,”ungkpanya, kemarin.

Dengan kenaikan antara 35 hingga 50 persen yang dinkenkana untuk pajak usaha hiburan malam dirasakan tidak adil. “Kami melihat untuk pajak rumah bernyanyi keluarga hanya di kenakan 35 persen sedangkan untuk tempat karaoke umum itu mencapai 50 persen. seperti apa dasar yang diambil sehingga dewan dan pemkot memberlakukan kenaikan yang berbeda,”katanya.

Padahal, lanjut Zul, omze untuk tumah bernyanyi keluarhga itu lebih tinggai di banding dengan omzet tempat karaoke umum.”harusnya kami di libatkan dari awal untuk mendengar seperti apa usaha yang kami jalankan ini,”ujar Zul.

Sebelumnya pemerinatah Kota Makassar bersama dewan Kota Makassar masih menggodok rancangan peraturan deraha tentang tarif pajak untuk usaha hiburan malam.Mesdki belum final tetapi ranacangan ini tenah menuai protes dari Asosiasi usaha hiburan Malam.(RS1)

Komentar