oleh

263 Siswa SMP Sulsel Tidak Lulus

Editor : rakyat-admin-Berita-

Sulsel Raih Nilai UN Murni Tertinggi

RAKYAT SULSEL — Dari 135.738 peserta ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun pelajaran 2011/2012 di Sulsel, sebanyak 263 siswa atau 0,19 persen tidak lulus. Sulsel masuk urutan ke-23 dari 33 provinsi kalau dilihat dari persentase siswa yang tidak lulus. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh, dalam presentase tingkat kelulusan di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta, Jumat, 1 Juni.
Peringkat ketidaklulusan tertinggi, dipegang Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan persentase ketidaklulusan 2,45 persen. Dari 77.940 peserta UN asal NTT, 1.906 siswa tidak lulus. Sementara, persentase ketidaklulusan terkecil, adalah DKI Jakarta. Dari 132,328 peserta UN di DKI, hanya satu siswa yang tidak lulus.
Sulsel tahun ini mendapatkan peringkat tertinggi untuk nilai UN murni dengan rata-rata 8,26. Yang terendah adalah Bangka Belitung (Babel) dengan nilai rata-rata 5,96. Untuk per mata pelajaran nilai rata-rata UN Bahasa Indonesia siswa asal Sulsel 8,12, Bahasa Inggris 7,91, Matematika 8,57, dan IPA 8,45.
Dari rata-rata nilai UN murni 8,26, persebarannya, Bulukumba meraih peringkat tertinggi dengan rata-rata nilai UN murni 8,75, menyusul Sidenreng Rappang dengan 8,6. Toraja Utara memiliki nilai rata-rata UN murni terendah di Sulsel dengan 7,33. Kota Makassar sendiri berada di peringkat sebelas dengan 8,36. Di atas Makassar ada Gowa dengan 8,37.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh mengungkapkan, sekolah yang memiliki tingkat kelulusan terendah, akan diintervensi oleh pemerintah pusat. Menurut Nuh, pemerintah pusat akan membangun fasilitas pendidikan sekolah tersebut, seperti perpustakaan. Juga akan memprogramkan penambahan guru di sekolah-sekolah tersebut. (fmc)

Komentar